KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Suap Muara Enim
JAKARTA, investortrust.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bobby Adhityo Rizaldi di Jakarta, Selasa (14/7/2026). Penggeledahan rumah Bobby Rizaldi ini dilakukan KPK untuk mengusut kasus dugaan suap terkait hasil audit BPK di Pemkab Muara Enim.
"Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara BB (Bobby Rizaldi) yang berlokasi di wilayah Jakarta," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya.
Baca Juga
Geledah BPK Sumsel, KPK Dapat Petunjuk Adanya Intervensi Ubah Hasil Audit Muara Enim
Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti elektronik. KPK bakal mengekstrak barang bukti elektronik tersebut untuk mendalami informasi yang dibutuhkan penyidik dalam mengusut kasus dugaan suap tersebut.
"Pada prinsipnya, kegiatan penggeledahan tersebut adalah untuk melengkapi bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara terkait dugaan suap dalam audit BPK di Pemkab Muara Enim," katanya.
Sebelumnya KPK menemukan petunjuk adanya dugaan intervensi BPK pusat untuk mengubah hasil audit Pemkab Muara Enim. Atas intervensi itu, hasil audit Pemkab Muara Enim yang semula wajar dengan pengecualian (WDP) berubah menjadi wajar tanpa pengecualian (WTP).
Petunjuk itu ditemukan KPK saat menggeledah kantor BPK Sumatera Selatan, Selasa (23/6/2026). Penggeledahan ini terkait penyidikan kasus dugaan suap pengurusan hasil audit BPK terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Muara Enim.
BPK Pusat diduga merujuk pada pimpinan BPK. Diduga terdapat aliran uang dan keterlibatan pimpinan BPK terkait kasus dugaan suap untuk mengubah hasil audit di Pemkab Muara Enim.
Dugaan adanya aliran uang yang diterima pimpinan BPK itu sebelumnya diungkapkan ASN BPK Titin Rita Lestari yang telah ditetapkan KPK sebagai salah satu tersangka kasus dugaan suap hasil audit Pemkab Muara Enin. Selain Titin, KPK juga menjerat seorang swasta bernama Augusz Dewanggara atau Angga, Bupati Muara Enim Edison, marketing Millenium Solusi Abadi (PT MSA) Cory Erin Hardi, dan Direktur PT MSA, Fika.
Baca Juga
KPK Dalami Aliran Uang Rp 100 Juta ke Gus Miftah Terkait Kasus Korupsi DJKA
Berdasarkan informasi, Angga diketahui pernah menjadi staf ahli anggota BPK Bobby Rizaldi semasa menjabat sebagai anggota DPR.
KPK pun memastikan bakal mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus suap ini, termasuk Bobby Rizaldi.
