Laba Bersih Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 76,8% di 2025, Ini Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatatkan penurunan kinerja keuangan sepanjang 2025. Laba bersih anjlok 76,8% menjadi Rp 179,43 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp 771,67.
Berdasarkan laporan keuangan, penurunan laba bersih tersebut dipicu atas penurunan total pendapatan perseroan dari Rp 36,18 triliun pada 2024 menjadi Rp 35,24 triliun. Alhasil laba kotor turun dari Rp 7,93 triliun menjadi Rp 7,07 triliun.
Baca Juga
Dipicu Pembengkakan Beban Keuangan, Laba Petrindo Jaya (CUAN) Tergerus di 2025
Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melemah menjadi Rp 190,84 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 719,76 miliar. Laba per saham tergerus dari Rp 107 menjadi Rp 28 per saham.
Anak Usaha
Penurunan serupa juga dicatatkan anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Pendapatan produsen semen ini turun dari Rp 11,81 triliun menjadi Rp 10,73 triliun. Laba kotor juga tergerus dari Rp 2,55 triliun menjadi Rp 2,41 triliun.
Penurunan tersebut memicu laba tahun berjalan SMCB melemah dari Rp 745,09 miliar menjadi Rp 658,74 miliar. Adapun laba per saham turun dari Rp 83 menjadi Rp 73 per saham.
Baca Juga
Krakatau Steel (KRAS)–Semen Indonesia (SMGR) Siap Pasok Kebutuhan PSN 'Giant Sea Wall'
Sebaliknya kinerja keuangan anak usahanya PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) justru catatkan peningkatan mengesankan tahun 2025. Pendapatan naik dari Rp 2,09 triliun menjadi Rp 2,36 triliun pada 2025. Laba kotor juga meningkat dari Rp 598,45 miliar menjadi Rp 712,83 miliar.
SMBR juga mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan dari Rp 129,25 miliar menjadi Rp 171,92 miliar. Adapun laba per saham meningkat dari Rp 13 menjadi Rp 17 per saham.

