IHSG Sesi I Anjlok 32 Poin, Saham POLU Kembali ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (26/3/2024), ditutup melemah 32,77 poin (0,44%) menjadi 7.344,99. IHSG bergerak dalam rentang 7.330-7.377 dengan nilai transaksi Rp 4,33 triliun.
Penuruan dipengaruhi koreksi saham sektor inudustri 0,76%, sektor properti 0,79%, sektor konsumer non primer 0,64%, sektor keuangan 0,49%, dan sektor material dasar 0,26%.
Baca Juga
Kinerja Sesuai Estimasi, Sekuritas Ini Pertahankan Beli Saham Telkom (TLKM)
Sebaliknya penguatan tipis melanda beberapa sektor saham ini, yaitu saham sektor teknologi 0,34%, sektor konsumer primer 0,19%, dan sektor energi 0,38%.
Meski IHSG koreksi, saham-saham berikut cetak penguatan harga, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) naik sampai auto reject atas (ARA) Rp 104 (21,85%) menjadi Rp 560. Penguatan juga landa saham PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik Rp 36 (25,35%) menjadi Rp 178.
Penguatan juga melanda saham PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) melesat Rp 165 (22,45%) menjadi Rp 900, PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX) naik Rp 115 (16,79%) menjadi Rp 800, dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) menguat Rp 9 (13,24%) menjadi Rp 77.
Baca Juga
Laba Mitra Investindo (MITI) Terbang 157,87%, Bagaimana dengan Sahamnya?
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Wahana Intefood Nusantara Tbk (COCO), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ).
IHSG kembari ditutup berbalik menguat 27 poin (0,38%) menjadi 7.3777 didukung penguatan sebanyak 258 saham. Sedangkan 351 saham melemah dan sebanyak 315 saham tak berupah. Asing mencatatkan penjualan bersih.
Kondisi berbeda dicatatkan bursa Wall Street dengan pelemahan, yaitu Dow Jones terkoreksi 0,41%, S&P500 melemah 0,31%, dan penurunan paling rendah dicatatkan indeks Nasdaq sebanyak 0,27%.

