IHSG Sesi I Turun 24 Poin, Lima Saham Dipimpin POLU Justru Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (25/3/2024), ditutup melemah 24,55 poin (0,33%) menjadi 7.325,60. IHSG bergerak dalam rentang 7.320,89-7.353,78 dengan nilai transaksi Rp 3,82 triliun.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 0,28%, sektor konsumer primer 0,40%, sektor teknologi 0,69%, sektor infrastruktur 0,29%, dan sektor kesehatan 0,16%.
Baca Juga
Colliers Indonesia: Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Pesat, Pengembangan Data Center Marak
Sedangkan penguatan melanda saham sektor transportasi 0,35%, sektor keuangan 0,18%, sektor konsumer non primer 0,23%, sektor energi 0,03%, dan sektor properti 0,06%.
Walaupun IHSG melemah, saham PT Golden Flower Tbk (POLU) justru berhasil melesat sampai auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 94 (24,61%) menjadi Rp 476. Penguatan juga melanda saham PT Panin Financial Tbk (PNLF) sebesar Rp 42 (16,54%) menjadi Rp 296, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menguat Rp 17 (15,89%) menjadi Rp 124, dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) menguat Rp 32 (10,06%) menjadi Rp 350.
Baca Juga
Pertumbuhan Laba Diprediksi Tetap Terjaga, Begini Target Saham Bank Jago (ARTO)
Sebaliknya penurunan melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA), dan PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX).
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik tipis 11,8 poin (0,16%) menjadi 7.350,15. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 372,91 miliar dengan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 213,82 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 132,86 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahterae Tbk (NSSS) Rp 132,34 miliar.

