Melambung 2.638,63%, Saham Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Ini Kembali Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham emiten milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), seiring lompatan harga dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, saham perseroan telah melesat lebih dari 26 kali terhitung sejak listing perdana pada 8 Mei 2023.
Baca Juga
Lompatan Saham Petrindo (CUAN) Capai 26,38 Kali, Bakal Kalahkan Raihan Adaro Minerals (ADMR)?
Berdasarkan data perdagangan saham BEI kemarin, saham CUAN melesat Rp 675 (12,62%) menjadi Rp 6.025. Dengan harga penutupan Rp 6.025, saham CUAN telah melesat sebanyak 26,38 kali terhitung sejak listing perdana pada 8 Maret 2023 dengan harga pelaksanaan Rp 220 per saham.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham CUAN, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham CUAN perdagangan 7 November 2023,” tulis Kepalada Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan PH Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Rendy Ridywansyah di Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Suspen ini merupakan yang ketiga kalinya bagi CUAN dengan alsan serupa dipicu lonjakan harga. Berdasarkan data, suspensi petama saham CUAN dilakukan pada 15 Agustus dan dibuka kembali pada 16 Agustus. Kemudian harga saham kembali menguat, sehingga dilakukan suspensi kedua pada 18 Agustus dan dibuka kembali pada 24 Agustus 2023. Sedangkan suspensi ketiga dilakukan pada perdagangan saham hari ini.
Baca Juga
Siap Gandeng Partner Baru, RICY Disebut akan Diakuisisi Perusahaan Asal Jepang
Berdasarkan data, pergerakan harga saham CUAN terlihat mengejar torehan lompatan harga saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADMR) sebanyak 28,90 kali terhitung sejak listing perdana pada 3 Januari hingga 14 April 2022. Saham ADMR melesat dari level Rp 100 ke level penutupan tertinggi sepanjang masa Rp 2.990.
Lompatan harga saham tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham Petrindo (CUAN) melesat menjadi Rp 67,72 triliun. CUAN mengalahkan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dengan market cap Rp 60,89 triliun dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebanyak Rp 51,92 triliun.

