Saat CUAN Disuspensi, Tiga Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Melesat Dipimpin BRPT
JAKARTA, investortrust.id – Tiga saham emiten Prajogo Pangestu ini kembali mencatatkan penguatan dipimpin PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Bahkan, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) lagi-lagi melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2023).
Baca Juga
Lepas 8,97% Saham Maha Properti (MPRO), Wing Harvest Raup Dana Rp 1,56 Triliun
Sedangkan saham emiten Prajogo Pangestu lainnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), disuspensi oleh BEI, menyusul lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Saham CUAN melesat ke level tertinggi baru Rp 13.425 dan telah melesat lebih dari 60 kali sejak listing perdana 8 Maret 2023.
Data BEI mengungkap saham TPIA menguat Rp 275 (5,42%) ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 5.350. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 5.025 hingga Rp 5.350. Penguatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) TPIA menjadi Rp 462,83 triliun.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan kenaikan Rp 105 (7,17%) menjadi Rp 1.570. Saham perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini bergerak dalam rentang Rp 1.435-1.575. Kenaikan tersebut menjadikan market cap BRPT menjadi Rp 147,18 triliun.
Sedangkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 175 (2,45%) menjadi Rp 7.325. Saham pembangkit listrik geothermal ini bergerak dalam rentang Rp 6.950 hingga Rp 7.450. Kenaikan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham BREN mencapai Rp 979,98 triliun.

