Terdorong Saham SGRO, Pemodal Asing Net Buy Jumbo Rp 3,44 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3/2026), ditutup jatuh 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939.
Net buy tersebut dipicu atas adanya crossing saham SGRO melalui pasar negosiasi dari investor domestic ke investor asing bernilai Rp 4,73 triliun. Adapun transaksi saham pemodal asing di pasar regular justru jual bersih (net sell) senilai Rp 1,17 triliun.
Baca Juga
Friderica Widyasari Pastikan Transisi Kepemimpinan Tak Ganggu Kinerja OJK
Net buy selanjutnya disumbangkan saham CBDK senilai Rp 185,71 miliar, ARCI mencapai Rp 98,67 miliar, BMRI mencapai Rp 93,98 miliar, dan PTBA mencapai Rp 88,20 miliar.
Adapun saham dengan net sell terbanyak disumbangkan, BNBR senilai Rp 463,09 miliar, ANTM mencapai Rp 279,40 miliar, BBRI sebanyak Rp 187,97 miliar, AADI mencapai Rp 127,83 miliar, dan MDKA mencapai Rp 123,44 miliar.
Penurunan indeks hari ini dipicu kejatuhan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Baca Juga
BEI dan KSEI Resmi Publikasikan Data Kepemilikan Saham Emiten di Atas 1%
Pelemahan indeks juga dipicu kejatuhan dalam sejumlah saham big cap ini, seperti FILM, RATU, EMAS, MORA, MDKA, CMRY, dan INKP. Saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, BRPT, PTRO, dan CUAN juga jatuh.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.

