Net Buy Saham Jumbo Rp 2,86 Triliun, Saham AMMN dan BRMS Diborong Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id –Pemodal asing mendadak merealisasikan pembelian bersih (net buy) jumbo mencapai Rp 2,86 triliun pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/9/2025). Net buy terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) cetak rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) setelah naik 42,53 poin (0,53%) menjadi 8.051.
Net buy terbanyak dicatatkan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 1,63 triliun dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 1,16 triliun. Net buy sebanyak Rp 1,57 triliun saham AMMN dilakukan di pasar negosiasi atau crossing dari pemodal lokal ke pemodal asing. Net buy selanjutnya disumbangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 257,73 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 124,50 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 73,96 miliar.
Baca Juga
Pantas Sahamnya Terbang, Petrosea (PTRO) Ternyata Mau Akuisisi Perusahaan Asal Singapura Ini
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 347,76 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 156,01 miliar, PT Hermina Medikaloka Tbk (HEAL) Rp 149,48 miliar, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Rp 87,96 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 86,21 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang penguata sejumlah sektor saham, seperti industry 4,55%, material dasar 1,87%, energi 1,05%, konsumer non primer 1,26%, infrastruktur 0,67%, sektor kesehatan 0,75%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, property, dan transportasi. Sedangkan saham penyumbang utama PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 4,46% menjadi Rp 114.150.
Meski melemah sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) naik 34,92% menjadi Rp 170, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 34,92% menjadi Rp 170, saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 34,56% menjadi Rp 183, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) melesat 25% menjadi Rp 545, dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 25% menjadi Rp 330.
ARA juga melanda saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) naik 24,81% menjadi Rp 1.610, saham PT Star Pacific Tbk (LPLI) naik 24,85% menjadi Rp 412, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,57% menjadi Rp 2.180, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,71% menjadi Rp 434.
Baca Juga
Menkeu Purbaya Tak Ingin Ubah Batas Defisit di UU Keuangan Negara
Meski tak ARA, PT Tanah Laut Tbk (INDX) naik 28,09% menjadi Rp 228, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) naik 23,16% menjadi Rp 2.260, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 21,48% menjadi Rp 328.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham OKAS sebanyak 14,84% menjadi Rp 218, MGLV melemah 9,87% menjadi Rp 1.005, FUTR turun 8,65% menjadi Rp 380, TOBA 7,69% menjadi Rp 1.255, RONY melemah 10% menjadi Rp 2.430, RICY turun 10% menjadi Rp 81, UDNG melemah 9,64% menjadi Rp 2.250, KOCI melemah 8,08% menjadi Rp 91.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 16,75 poin (0,21%) menjadi 8.008 diikuti dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 358,31 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 839,03 miliar, BMRI Rp 248,67 miliar, dan BBNI Rp 118,92 miliar. Sebaliknya net buy terbanyak melanda BBRI Rp 812,22 miliar.

