Pemodal Asing Catat Net Buy Rp 1,22 Triliun, Dua Saham Bank Ini Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,22 triliun di seluruh pasar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/10/2024), sebanyak 86,1 poin (1,13%) menjadi 7.735,04.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 344,70 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 323,95 miliar, PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) Rp 222,73 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 109,06 miliar, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 78,50 miliar.
Baca Juga
Saham PIK2 (PANI) Cetak Rekor hingga Salip Market Cap BBNI dan ASII
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 191,09 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 32,85 miliar, PT Golden Flower Tbk (POLU) Rp 19,59 miliar, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 19,55 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 18,95 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,74%, sektor energi 1,31%, sektor keuangan 1,12%, sektor teknologi 0,99%, sektor property 0,82%, dan sektor industry 0,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Sedangkan saham dengan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) 34,68% menjadi Rp 167, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat 34,81% menjadi Rp 182.
Baca Juga
Budi Gunawan Ikut Pembekalan Calon Menteri Prabowo, PDIP: Bukan Kader
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) sebanyak 24,82% menjadi Rp 353 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 19,85% menjadi Rp 11.625. Kenaikan pesat juga melanda saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) sebanyak 21,54% menjadi Rp 158.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam melanda, saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UNCR), PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI).

