IHSG Dibuka Melesat 0,75%, Seluruh Sektor Saham Menguat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2/2026), dibuka melesat 58 poin (0,75%) menjadi 8.340. Penguatan ditopang kenaikan seluruh sektor saham.
Kenaikan tertinggi disumbangkan saham sektor amterial dasar, energi,infrastruktur, keuangan, konsumer primer, dan kesehatan dengan kenaikan lebih dari 1%. Penguatan juga melanda saham sektor properti dan teknologi.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada MBMA hingga ISAT
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat dipimpin saham KONI naik 18,33% menjadi Rp 2.130, JAYA naik 17,50% menjadi Rp 6.075, dan MEGA mellesat 18,93% menjadi Rp 6.100.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 115,25 poin (1,37%) menjadi 8.280, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) jumbo sebanyak Rp 1,37 triliun di seluruh pasar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BMRI sebanyak Rp 592,58 miliar dan BUVA senilai Rp 477,66 miliar.
Baca Juga
Koreksi Bitcoin Dinilai Wajar, Layaknya Saham Apple dan Amazon Dulu
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi jatuh 3,50%, sektor konsumer primer 3,15%, sektor properti 2,19%, sektor infrastruktur 2,29%, sektor industri 1,89%, dan sektor konsumer non primer 1,41%. Satu-satunya sektor saham naik adalah keuangan sebanyak 1,02%.
Meski IHSG ditutup melemah, beberapa saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan hingga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AIMS melesat 25% menjadi Rp 530, TFAS menguat 24,56% menjadi Rp 284, PPRE naik 24,32% menjadi Rp 276, dan MEGA naik 24% menjadi Rp 5.150.
