IHSG Lagi-lagi Ditutup ATH 9.075, 4 Saham Dipimpin ZATA Melesat hingga di Atas 34%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/1/2026), ditutup naik 42,83 poin (0,47%) ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 9.075. Bahkan, indeks intraday sempat sentuh level 9.100 dengan nilai transaksi harian Rp 26 triliun.
Penguatan indeks kali ini didukung kenaikan seluruh saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BBTN, dan BRIS. Kenaikan juga didukung saham big cap dari berbagai sektor, seperti DCII, DSSA, PTRO, dan PANI.
Adapun dari sisi sektor, kenaikan indeks kali ini ditopang penguatan saham sektor keuangan 1,14%, sektor konsumer primer 1,15%, sektor teknologi 0,59%, sektor konsumer non primer 0,20%, dan sektor infrastruktut 0,13%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, material dasar, industry, hingga properti.
Baca Juga
Di tengah ATH tersebut, beberapa saham ini sukses torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BELL menguat 34,15% menjadi Rp 110, INOV menguat 34,56% menjadi Rp 183, ZATA melesat 35% menjadi Rp 81, dan ESTI menguat 34,75% menjadi Rp 190. ARA juga melanda saham SSTM naik 25% menjadi Rp 3.700, dan IRSX menguat 25% menjadi Rp 725.
ARA selanjutnya dibukukan saham YPAS naik 24,77% menjadi Rp 680, AYLS naik 24,81% menjadi Rp 322, ALKA naik 24,38% menjadi Rp 500, VISI naik 24,81% menjadi Rp 322, INDR naik 24,73% menjadi Rp 3.480, NATO naik 24,42% menjadi Rp 535, ROCK menguat sebanyak 24,50% menjadi Rp 2.160, dan POLU menguat 19,91% menjadi Rp 27.100. Meski tak ARA, sejumlah saham berikut naik pesat, seperti CHEM naik 29,13% menjadi Rp 133 dan ACRO naik 25,29% menjadi Rp 109.
Baca Juga
Vale (INCO) Raih Persetujuan RKAB 2026, Operasi dan Investasi Digenjot
Kemarin, IHSG ditutup torehkan level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) setelah menguat 84,28 poin (0,94%) menjadi 9.032. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,16 triliun, terbanyak ARCI senilai Rp 376,40 miliar, INCO senilai Rp 230,11 miliar, dan ANTM mencapai Rp 187,99 miliar.
Lompatan tersebut didukung penguatan beberapa saham big cap, seperti BREN naik 4,89% menjadi Rp 9.650, MORA naik 6,36% menjadi Rp 13.800, DSSA menguat 2,83% menjadi Rp 107.975, hingga PTRO menguat 7,59% menjadi Rp 12.400.

