IHSG Sesi I Anjlok 50 Poin, Sebaliknya 8 Saham Dipimpin ZATA Raih ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/9/2025), ditutup melemah 50,78 poin (0,62%) menjadi 8.075 dengan nilai transaksi Rp 13,31 triliun. Rentang pergerakan 8.055-8.146.
Penurunan tersebut dipicu pelemahan sejumlah saham big cap, seperti saham DSSA, EMAS, ANTM, BRPT, AMMN, MDKA, hingga TPIA. Sedangkan sektor saham penekan utama adalah penurunan saham sektor material dasar 2,52%, sektor industri 1,64%, sektor keuangan 0,56%, sektor infrastruktur 0,37%, dan sektor transportasi 2,43%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, properti, konsumer primer, dan kesehatan.
Baca Juga
Simak Target Harga Saham Bank, Saham PNBN hingga BBCA Tawarkan Potensi Cuan Segini
Meski IHSG turun, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) melesat 35% menjadi Rp 81 setelah terbebas dari papan pemantauan khusus. saham PT Supra Boga Lesatari Tbk (RANC) naik 25% menjadi Rp 650 dan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) naik 25% menjadi Rp 500.
ARA juga melanda saham PT Perdagana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 24,76% menjadi Rp 1.965, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik 24,73% menjadi Rp 464, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 24,66% menjadi Rp 2.780, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik 24,50% menjadi Rp 940, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kembali melesat 19,91% menjadi Rp 12.800.
IHSG kemarin ditutup ditutup naik tipis 1,36 poin (0,02%) menjadi 8.126 dengan nilai transaksi Rp 24,22 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 524,97 miliar dengan penyumbang utama ANTM Rp 261,58 miliar, BBCA Rp 257,65 miliar, dan BUMI Rp 179,69 miliar.
Baca Juga
Saham Astra International (ASII) Direvisi Naik, Dua Katalis Ini Jadi Penopang
Kenaikan indeks tersebut ditopang lompatan saham sektor industri 4,36%, sektor material dasar 1,20%, sektor properti 1,04%, sektor keuangan 0,37%, sektor transportasi 0,79%, dan sektor energi 0,62%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor lainnya. Penopang utama indeks hari ini datang dari lompatan saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BRPT dan PTRO.
Adapun saham tercuan kemarin, yaitu saham LPPS menguat 34,78% menjadi Rp 124, GTRA sebanyak 25% menjadi Rp 280, JARR naik 25% menjadi Rp 4.250, COIN naik 24,68% menjadi Rp 2.880, ANJT naik 24,65% menjadi Rp 2.250.
ARA juga melanda saham PUDP melambung 24,60% menjadi Rp 466, saham RISE naik 24,58% menjadi Rp 2.230, RANC naik 24,40% menjadi Rp 520, dan PGUN menguat 19,94% menjadi Rp 10,675.

