IHSG Sesi I Menguat 0,56%, Tiga Saham Emiten Dato' Sri Tahir Kompak Tembus ARA
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan sesi I, Kamis (28/12/2023). Pada pukul 12.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat sebesar 40,92 poin (0,56%) ke level 7.286,84.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebanyak 7,31 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi terakumulasi sebesar Rp 3,91 triliun.
Seiring penguatan IHSG, tiga saham emiten yang dikendalikan oleh taipan Dato Sri Tahir menguat hingga membentur auto rejection atas (ARA). Ketiga saham tersebut terdiri dari PT Bank Mayapada Tbk (MAYA) yang menguat 24,38% ke level Rp 500.
Baca Juga
Soroti Sektor Media, Dato' Sri Tahir Berkomitmen Dongkrak Jurnalistik Indonesia
Kemudian saham PT Sejahtera Anugerahjaya Tbk (SRAJ) yang merupakan pengelola rumah sakit Mayapada dengan kenaikan 25% ke level Rp 330 dan saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) yang menguat 24,62% ke level Rp 2.480.
Kenaikan tajam juga tampak pada saham Grup Mayapada lainnya, yaitu PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) yang melesat 6,19% ke level Rp 2.400 per saham.
Penguatan IHSG Sesi I terutama disebabkan aksi beli saham-saham sektor consumer non-cyclical yang menguat 1,32%, kemudian indeks sektor properties and real estate yang menguat 1,48%.
Sedangkan indeks energy menguat 0,60%, basic materials juga menguat 0,37% disusul consumer cyclical naik 0,21%.
Baca Juga
Sementara indeks sektor healthcare, infrastruktur dan financial terpantau stagnan cenderung menguat.
Adapun sektor teknology tercatat mengalami pelemahan -0,05%, begitu pula dengan indeks sektor transportation & logistic yang mengalami pelemahan 0,41%.
Selain saham-saham Grup Mayapada, penguatan saham juga tampak pada ITMA yang naik 22,31% lalu SAPX yang naik 18,29% serta saham CITA sebesar 16,99%.
Pada jajaran top loser atau yang anjlok paling dalam terdiri saham KAYU turun -25% atau Kembali menembus auto rejection bawah (ARB), kemudian saham SOTS turun -9,63%, disusul saham MICE turun -9,48%, CSMI yang turun -7,52%%, serta saham SMMA anjlok -7,24%.

