Masih Rugi Rp 28,45 Miliar, Saham Emiten Dato’ Sri Tahir (MPRO) Malah Tembus ARA
JAKARTA, investortrust.id – Saham properti yang dikendalikan keluarga Dato’ Sri Tahir, PT Maha Properti Indonesia (MPRO) menguat tajam hingga menembus auto rejection atas (ARA) sebesar 25% pada perdagangan sesi I, Bursa Efek Indonesia (BEI, Kamis (2/11/2023).
Saham MPRO langsung menguat seiring dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang saat ini berada di level 6.751 atau naik 108 poin.
Perdagangan saham MPRO dihentikan oleh Jakarta Automatic Trading System BEI saat harganya menyentuh level Rp 2.960 per saham. Saham Grup Mayapada ini dibuka pada harga Rp 2.450 dengan merangkum volume transaksi sebanyak 4.166 saham.
Baca Juga
Rugi Bersih Makin Susut, Martina Berto (MBTO) Optimistis Cetak Pendapatan Rp 500 Miliar
Saat ini antrian beli saham MPRO tercatat sebanyak 400 lot untuk harga penawaran Rp 2.960 per saham. Adapun nilai kapitalisasi MPRO tercatat sebesar Rp 29,43 miliar.
Sebelumnya MPRO melaporkan kinerja kuartal III-2023 dengan mencatatkan rugi bersih Rp 28,45 miliar, rugi tersebut turun dibanding periode sama tahun lalu yang rugi Rp 23,03 miliar.
Sedangkan penjualan tercatat merosot dalam lebih dari 70% menjadi Rp 4,02 miliar periode September 2023 dibanding periode sama tahun 2022 yang sebesar Rp 13,50 miliar.
Baca Juga
Dari sisi neraca, MPRO mencatat total aset Rp 1,70 triliun per September 2023, turun dibanding akhir Desember 2022 sebesar Rp1,72 triliun. Liabilitas tercatat naik menjadi Rp 411,01 miliar dibanding akhir tahun 2022 sebesar Rp 399,65 miliar.
Adapun ekuitas tercatat turun menjadi Rp 1,29 triliun pada peride September 2023, dibanding Rp 1,32 triliun per 31 Desember 2022.

