Meski IHSG Ditutup Terkoreksi, Lima Saham Ini Tetap Melesat
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks haga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/8/2023), akhirnya ditutup melemah 13,4 ppoin (0,19%) menjadi 6.953,26. Rentang laju indeks dalam kisaran 6.924,22-6.982,34 dengan nilai transaksi Rp 12,51 triliun.
Profit taking indeks dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, yaitu saham sektor kesehatan sektiar 1,66%, sektor infrastruktur melemah 1,19%, dan sektor konsumer primer sebanyak 1,08%. Berbeda dengan sektor keuangan dan sektor teknologi berhasil mempertahankan kenaikan masing-masing 0,61% dan 0,74%.
Baca Juga
Hanya Empat Hari, Patrick Waluyo Cuan Ratusan Juta dari Saham GOTO
Di tengah pelemahan indeks, kelima saham ini masih berhasil torehkan cuan besar, seperti saham PT Victoria Insurance Tk (VINS) naik Rp 37 (27,41%) menjadi Rp 172, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) naik Rp 25 (25%) menjadi Rp 123, PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) melesat Rp 102 (25%) menjadi Rp 510, saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) sebanyak Rp 68 (21,94%) menjadi Rp 378, dan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melesat Rp 26 (15,38%) menjadi Rp 195.
Baca Juga
Usai Komisaris Umumkan Borong, Saham Allo Bank (BBHI) Langsung Melesat
Sebaliknya penurunan mendalam melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Cicacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA), dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) ditutup hingga auto reject bawah (ARB).
Sedangkan saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) dan PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) masing-masing melemah lebih dari 10% sepanjang hari ini.

