IHSG Akhirnya Ditutup Rebound 0,27%, Saham EMAS hingga ANTM Jadi Jawara
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/1/2026), ditutup akhirnya rebound sebanyak 24,32 poin (0,27%) menjadi 8.975. Pergerakan indeks fluktuatif sepanjang hari dalam rentang 8.932-9.058 dengan nilai transaksi Rp 32,39 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, khususnya sektor material dasar dengan penguatan 4,45%. Kenaikan tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham emas, seperti saham EMAS melesat 18,22% menjadi Rp 7.300, MDKA naik 4,55% menjadi Rp 3.450, ANTM melesat 10,96% menjadi Rp 4.760, dan ARCI menguat 4,91% menjadi Rp 2.030.
Baca Juga
Laba Sentul City (BKSL) Lompat, Stabilitas Masih Perlu Pembuktian
Kenaikan indeks juga ditopang penguatan saham big cap berikut, yaitu saham DSSA menguat 5,84% menjadi Rp 110.600, MLPT naik 3,20% menjadi Rp 62.975, AMMN naik 9,03% menjadi Rp 7.850, dan TPIA naik 2,26% menjadi Rp 6.800.
Sebaliknya saham penekan indeks hari ini datang dari kejatuhan saham PTRO. Pemberat indeks juga datang dari kejatuhan saham Happy Hapsoro, seperti RATU, RAJA, MINA, dan BUVA. Tekanan indeks juga datang dari saham emiten Aguan, seperti PANI dan CBDK.
Meski demikian, sejumlah saham dengan kenaikan harga paling hingga auto reject atas (ARA)), yaitu saham MPIX naik 34,21% menjadi Rp 102, JAST melesat 34,23% menjadi Rp 149, dan BBRM menguat 34,04% menjadi Rp 252.
Baca Juga
Gangguan Pasokan Emas Tak Goyahkan HRTA, Laba 2026 Dibidik Rp 877,5 Miliar
ARA juga melanda saham ALKA naik 24,75% menjadi Rp 630, LMPI menguat 24,75% menjadi Rp 252, ELPI naik 24,70% menjadi Rp 1.035, KICI menguat 24,58% menjadi Rp 294, dan GTRA menguat 24,71% menjadi Rp 424.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup kembali melemah 41,17 poin (0,46%) menjadi 8.951. Pelemahan kali dipicu atas kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu. Meski IHSG terjun, sejumlah saham berikut berhasil cetak auto reject atas (ARA), seperti LMPI naik 34,67% menjadi Rp 202
