Umumkan Rencana Korporasi Ini, Saham Tembaga Mulia (TBMS) ARA Dua Hari
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) kembali mencatatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA). Lompatan harga saham tersebut terjadi setelah diumumkannya rencana pemecahan nominal saham (stock split) 1:2.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham TBMS berhasil mencatatkan ARA dalam dua hari berturut-turut. Saham TBMS melesat dari elvel Rp 1.965 menjadi Rp 3.060 atau terjadi kenaikan hingga 55,72%.
Baca Juga
IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis, Tiga Saham Ini Justru Cetak ARA
Manajemen perseroan sebelumnya mengumumkan stock split dengan rasio 1:2. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di bursa.
Corporate Secretary TBMS Erni Yunita Sari mengatakan, perseroan berencana memecah nilai nominal saham dari Rp 50 menjadi Rp 35 per saham, sehingga total saham perseroan meningkat dari semula 367,34 juta saham menjadi 734,68 juta saham.
“Aksi korporasi tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham pada rapat umum pemegang saham pada 26 Januari 2024,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2023).
Baca Juga
Perseroan menargetkan saham baru hasil stock split dapat ditransaksikan pada 16 Februari 2024. Sedangkan RUPSLB persetujuan aksi korporasi ini akan dilaknsakan pada 26 Januari 2024.
Hingga September 2023, perseroan mencetak kenaikan pendapatan menjadi US$ 562,53 juta, dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu US$ 548,47 juta. Sedangkan laba tahun berjalan turun tipis dari US$ 4,76 juta menjadi US$ 4,43 juta.

