Disetujui RUPS, Tembaga Mulia (TBMS) Siap Eksekusi Stock Split pada 16 Februari
JAKARTA, investortrust.id – Produsen batang dan kawat tembaga, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) akan mengeksekusi rencana pemecahan nilai nominal saham. setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang digelar pada 26 Januari 2024.
Rencananya stock split dilakukan dengan rasio 1:2 dari harga nominal Rp 50 per saham menjadi Rp 25 per saham. Sehingga jumlah saham Perseroan akan menjadi sebanyak 734.680.000 dari sebelumnya sebanyak 367.340.000 lembar saham.
Baca Juga
Raup Rp 208,8 Miliar, Pengendali Ini Jual Saham Nusantara Sawit (NSSS)
Direksi PT Tembaga Mulia Semanan Tbk menyampaikan, stock split akan direalisasikan pada tanggal 16 Februari 2024, sebagai awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi.
Sementara tanggal mulai perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai berlaku pada 20 Februari 2024,’’ urai Direksi Perseroan dikutip dari pengumuman keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (07/02/2024).
Baca Juga
Sebagai catatan, pada penutupan perdagangan saham hari ini, saham TBMS bertengger pada level Rp 2.480 per saham atau tidak berubah dibanding posisi harga penutupan sebelumnya.
Hingga September 2023, perseroan mencetak kenaikan pendapatan menjadi US$ 562,53 juta, dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu US$ 548,47 juta.
Sedangkan laba tahun berjalan turun tipis dari US$ 4,76 juta menjadi US$ 4,43 juta per September 2023.

