IHSG Menguat hingga Cetak Rekor, Saham MEDS, GTBO, dan TBMS Melesat ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/12/2023), ditutup menguat 31,82 poin (0,44%) ke level tertinggi baru dalam satu tahun terakhir 7.219,67. IHSG bergerak dalam rentang 7.187,27-7.237,97 dengan nilai transaksi Rp 8,84 triliun.
Penguatan IHSG didukung kenaikan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar naik 2,69%,sektor transportasi 1,88%, sektor infrastruktur 0,92%, sektor teknologi 0,35%, sektor properti 0,33%, dan sektor energi 0,38%.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer 0,42%, sektor industry 0,31%, dan sektor kesehatan berbalik terkoreksi 0,09%, dibandingkan sesi I sempat melesat.
Seiring dengan penguatan IHSG, ketiga saham ini torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) PT Hetzer Mecial Indonesia Tbk (MEDS) naik Rp 18 (33,96%) menjadi Rp 71, PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) naik Rp 98 (24,87%) menjadi Rp 492, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) menguat Rp 485 (24,68%) menjadi Rp 2.450.
Baca Juga
Saat Harga Menguat, Dirut Chandra Asri (TPIA) Rajin Tambah Saham
Penguatan juga melanda saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) naik Rp 24 (15,58%) menjadi Rp 178, PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 19 (12,58%) menjadi Rp 170, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Naik Rp 280 (12,23%) menjadi Rp 2.570.
Sebaliknya koreksi melanda saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC).

