Bagikan

Berkoordinasi dengan OJK, BEI Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Aset Nasabah Mirae Asset

JAKARTA, investortrust.idBursa Efek Indonesia (BEI) memastikan telah menerima laporan terkait dugaan penyalahgunaan aset dan hilangnya dana nasabah PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Kristian Manullang menyampaikan bahwa otoritas bursa langsung melakukan langkah analisis begitu laporan diterima. “Kami sudah menerima laporan terkait penyalahgunaan aset nasabah di rekening efek nasabah dari Anggota Bursa (AB) Mirae Asset,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Kristian menegaskan, BEI bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) telah melakukan pemeriksaan internal secara menyeluruh, baik pada aspek transaksi maupun mutasi efek. “Kami berkoordinasi di SRO dan berkoordinasi dengan OJK,” jelasnya.

Baca Juga

Tak Tetapkan Darurat Bencana Nasional, Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Tangani Banjir Sumatra

Menurut Kristian, setiap laporan yang masuk selalu diproses dengan prosedur pengawasan yang ketat. “Atas setiap kasus yang kami terima, kami segera melakukan analisis dan pemeriksaan terhadap kasus tersebut,” tegasnya.

BEI juga memperkuat perlindungan investor melalui peningkatan standar keamanan teknologi informasi di tingkat Anggota Bursa. Kristian menambahkan bahwa pembinaan tata kelola IT menjadi fokus utama.

“Kami senantiasa melakukan pembinaan terhadap AB terkait tata kelola IT, memastikan AB melakukan pengujian keandalan sistem IT, penetration test, serta fasilitasi lainnya untuk mendukung penguatan IT security AB,” kata Kristian.

Sementara itu, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebelumnya menyatakan menyadari adanya laporan nasabah yang beredar. Perusahaan kini menjalankan investigasi internal dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), SRO, serta PPATK.

Baca Juga

DPR Setujui Kenaikan Free Float Saham dari 7,5% Menjadi 10–15%

Dari pemeriksaan awal, perusahaan menemukan indikasi kuat bahwa nasabah telah membagikan kata sandi dan akses akun kepada pihak lain, yang merupakan pelanggaran serius terhadap pedoman keamanan. “Temuan ini masih dalam proses pendalaman,” demikian keterangan perusahaan.

Mirae Asset juga menegaskan akan menempuh langkah hukum apabila ditemukan penyalahgunaan, laporan palsu, atau tindakan yang merugikan reputasi perusahaan. Perseroan memastikan operasional dan sistem tetap aman sesuai standar industri.

Perusahaan mengimbau seluruh nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk kata sandi, PIN, dan kode OTP, guna mencegah akses yang tidak sah.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024