Net Sell Rp 73,42 Miliar, Investor Asing justru Lepas Saham BUMI dan BRMS
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 73,42 miliar di seluruh pasar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/11/2025), ditutup turun tipis 1,56 poin (0,02%) menjadi 8.370.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bumi Resoruces Tbk (BUMI) Rp 237,66 miliar, PT Bumi Resoruces Minerals Tbk (BRMS) Rp 68,27 miliar, PT Dharma Henwa Tbk (DEWA) Rp 57,14 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 55,43, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 50,16 miliar.
Baca Juga
Pemerintah Adopsi Model 'Heritage' Kayutangan untuk Penataan Kawasan Kumuh Jakarta
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda lima saham berikut, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 162,19 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 149,89 miliar, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp 131,38 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 70,27 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 62,50 miliar.
Pelemahan tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor industri 1,76%, sektor konsumer primer 1,09%, sektor materal dasar 0,91%, sektor energi 0,42%, sektor kesehatan 1,49%, sektor keuangan 0,29%, sektor properti 0,77%, dan sektor teknologi 0,25%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor infrastruktur 1,18%.
Meski IHSG ditutup turun tipis, delapan saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LION naik 25% menjadi Rp 520, CSIS naik 24,85% menjadi Rp 412, TRUK naik 24,75% menjadi Rp 494, PURI melesat 24,72% menjadi Rp 1.110, KDTN naik 24,48% menjadi Rp 356, AYAM menguat 24,35% menjadi Rp 286, SRAJ menguat 20% menjadi Rp 15.900, dan UANG naik 19,90% menjadi Rp 6.025.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 16,57 poin (0,20%) menjadi 8.372 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,91 triliun. Net buy jumbo dipicu adanya crossing saham CASA Rp 2,68 triliun. Net buy selanjutnya dicatatkan saham EMAS Rp 605,55 miliar dan BUMI Rp 179,82 miliar.
Baca Juga
Prabowo Sambut Raja Yordania dengan Pelukan Hangat di Lanud Halim Perdanakusuma
Pelemahan indeks kemarin dipicu koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industri turun 1,50%, sektor teknologi 1,23%, konsumer non primer melemah 0.62%, sektor konsumer primer 0,49%, dan sektor konsumer non primer 0,62%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur, properti, kesehatan, dan keuangan.
Sejumlah saham dengan torehan auto reject atas (ARA), yaitu saham SWID menguat 34,78% menjadi Rp 124, CSIS naik 25% menjadi Rp 330, MORA menguat 25% menjadi Rp 5.075, JECC naik 25% menjadi Rp 1.375, BEEF naik 24,80% menjadi Rp 780, dan CSMI naik 24,41% menjadi Rp 316.

