Meski Net Sell Melanda, Saham BUMI justru Diborong Asing Rp 539,67 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 43,22 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/12/2025), ditutup melesat 43,74 poin (0,51%) menjadi 8.700 dengan nilai transaksi Rp 30,55 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham RAJA senilai Rp 223,41 miliar, DEWA mencapai Rp 178,12 miliar, COIN mencapai Rp 161,67 miliar, BBRI Rp 138,29 miliar, dan EXCL senilai Rp 125,21 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham BUMI Rp 539,67 miliar, FILM Rp 131,75 miliar, CBDK Rp 98,77 miliar, BMRI mencapai Rp 85,68 miliar, dan MDKA sebanyak Rp 61,55 miliar.
Baca Juga
Kemenkomdigi Tegaskan Layanan Starlink di Sumatra Gratis Selama Satu Bulan!
Penguatan ini didukung kenaikan sejumlah saham sektor infrastruktur 4,70%. Begitu juga dengan saham sektor energi, material dasar, dan konsumer primer naik lebih dari 1%. Sebaliknya saham konsumer non primer, keuangan, kesehatan, dan property melemah.
Adapun saham penopang utama kenaikan tersebut berasal dari saham MORA dengan penguatan 19,83%, saham EMAS naik 10,97%, BRPT naik 6,29%, dan BUMI naik 19,85% menjadi Rp 326. Kenaikan juga didukung penguatan saham DSSA sebanyak 16,16%, UNTR naik 1,69%, dan DSSA menguat 0,57%.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut realisasikan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CTTH naik 34,83% menjadi Rp 120 dan KIOS naik 28,30% menjadi Rp 204. ARA juga melanda saham CITY menguat 24,86% menjadi Rp 462, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 352, SOTS naik 24,64% menjadi Rp 860, DEPO naik 24,43% menjadi Rp 326, dan PEGE naik 24,35% menjadi Rp 286.
Meski tak ARA, beberapa saham ini catatkan kenaikan harga pesat, KOBX menguat 27,66% menjadi Rp 240, PKPK naik 23,24% menjadi Rp 1.140, GTSI naik 22,88% menjadi Rp 290, KETR naik 22,82% menjadi Rp 1.480, TRON naik 21,93% menjadi Rp 228, PBSA menguat 21,75% menjadi Rp 1.735, dan DPUM naik 20,21% menjadi Rp 113.
Baca Juga
Laba Folago Global (IRSX) Melonjak 12 Kali Lipat di 2025, Manajemen Ungkap Fakta Ini
Kemarin, IHSG dilanda profit taking hingga picu pelemahan sebanyak 53,52 poin (0,61%) menjadi 8.657. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 226,35 miliar terbanyak disumbangkan saham BBCA Rp 347,18 miliar.
Di tengah penurunan IHSG kemarin, sejumlah berikut saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham MAHA melesat 34,97% menjadi Rp 193, FIRE naik 34,02% menjadi Rp 130, YPAS naik 25% menjadi Rp 775 dan SSTM menguat 25% menjadi Rp 1.675.
ARA juga melanda saham KETR sebanyak 24,87% menjadi Rp 1.205, RLCO sebanyak 24,78% menjadi Rp 282 dan SOTS naik 24,32% menjadi Rp 690. Meski tak ARA, saham DEWI naik 24,66% menjadi Rp 182 dan KIOS naik 20,45% menjadi Rp 159.

