Asing Berbalik Net Sell Rp 640,29 Miliar, Asing Lepas Tiga Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 640,29 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/2/2024), sebanyak 12,53 poin (0,17%) menjadi 7.316,11.
Berikut daftar lima saham yang mencatatkan net sell terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 267,42 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 219,14 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 114,35 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 76,31 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 73,93 miliar.
Baca Juga
Meski Volume Penjualan CPO Naik, Laba Lonsum (LSIP) Tetap Anjlok 26%
Sebaliknya lima saham ini catatkan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 123,25 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 71,05 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 46,69 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 42,81 miliar, dan PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 40,66 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,90%, sektor properti 0,75%, sektor konsumer primer 0,53%, sektor konsumer primer 0,53%, dan sektor transportasi 0,32%.
Sebaliknya penguatan melanda beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,37%, sektor infrastruktur 0,58%, dan sektor konsumer non primer 0,06%.
Baca Juga
2024, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Kenaikan Penjualan Jadi 20,2 Juta Ton Batu Bara
Meski IHSG turun, kelima saham berikut torehkan penguatan harga pesat, sepeti saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 54 (34,62%) menjadi Rp 210, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp 42 (19,44%) menjadi Rp 258, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik Rp 19 (19%) menjadi Rp 119, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 32 (15,69%) menjadi Rp 236, dan PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) naik Rp 23 (15,33%) menjadi Rp 173.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham berikut, yaitu PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Indah ALuminium Industry Tbk (INAI), dan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII).
Kemarin, IHSG BEI ditutup melesat sebanyak 43,32 poin (0,59%) menjadi 7.328,64. Pemodal asing akhirnya berbalik merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 23,66 miliar

