Net Sell Melonjak Rp 1,76 Triliun, Investor Asing justru Lepas Tiga Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,76 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/4/2026), ditutup berbalik menguat sebanyak 28,38 poin (0,39%) menjadi 7.307.
Net sell terbanyak disumbangkan saham bank besar berikut, yaitu BBCA sebanyak Rp 611,01 miliar, BBRI mencapai Rp 339,72 miliar, BMRI senilai Rp 207,02 miliar, BUMI sebanyak Rp 125,06 miliar, dan BRPT sebanyak Rp 112,57 miliar.
Baca Juga
AS Ancam Aksi Militer Baru di Iran, Gencatan Senjata Sangat Rapuh
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net buy) terbanyak melanda saham CUAN Rp 82,93 miliar, CPIN mencapai Rp 37,25 miliar, TPIA sebanyak Rp 22,45 miliar, ESSA mencapai Rp 22,11 miliar, dan ITMG sebanyak Rp 21,27 miliar.
Kenaikan indeks terdorong penguatan sejumlah saham big cap yang didominasi emiten Prajogo Pangestu. Di antaranya, seperti TPIA naik 16,07% menjadi Rp 5.200, BREN naik 14% menjadi Rp 5.700, BRPT naik 5,10% menjadi Rp 1.855, dan CUAN menguat 3,25% menjadi Rp 1.270. Kenaikan juga didukung saham DSSA melesat 16,42% menjadi Rp 3.120 dan BYAN menguat 6,52% menjadi Rp 11.850.
Kenaikan juga ditopang lompatan saham sektor consumer primer 1,99%, sektor energi 1,82%, sektor infrastruktur 0,58%, sektor material dasar 0,28%, dan sektor teknologi 0,17%. Sebaliknya penurunan melanda saham keuangan, consumer non primer, kesehatan, dan industry.
Baca Juga
PTPP Raih Kontrak Baru Rp 3,87 Triliun hingga Februari 2026, Pertumbuhan Segini
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham beriktu catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), PEGE melesat 34,71% menjadi Rp 163, HDFA naik 34,07% menjadi Rp 122, ASPI naik 25% menjadi Rp 380, saham TRUK naik 24,66% menjadi Rp 364, APIC naik 24,78% menjadi Rp 1.410, dan MSIN naik 24,74% menjadi Rp 1.185.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 308 poin (4,42%) menjadi 7.279 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 632,87 miliar oleh investor asing. Net buy terbanyak disumbangkan BBNI sebanyak Rp 142,80 miliar, AADI mencapai Rp 142,54 miliar, dan BRMS senilai Rp 96,09 miliar.
