Melorot 22,72%, Laba Bersih Arwana (ARNA) Tinggal Rp 445,29 miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 22,72% menjadi Rp 445,29 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 576,21 miliar.
Baca Juga
Meski IHSG Melorot 1,2%, Asing Tetap Gencar Net Buy Rp 1,22 Triliun
Manajemen ARNA dalam rilis laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/2/2024), penurunan laba dipengaruhi atas pelemahan pendapatan perseroan dari Rp 2,58 triliun menjadi Rp 2,44 triliun.
Penurunan pendapatan tersebut menjadikan laba kotor perseroan turun dari Rp 1,05 triliun menjadi Rp 904,20 miliar. Laba usaha perseroan juga melorot dari Rp 741,84 miliar menjadi Rp 571,70 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya total aset perseroan meningkat dari Rp 2,57 triliun menjadi Rp 2,62 triliun. Begitu juga dengan liabilitas naik tipis dari Rp 745,69 miliar menjadi Rp 765,45 miliar.
Arwana merupakan perusahaan keramik yang dikendalikan Tandean Rustandy dengan kepemilikan 37,32%. Sisanya dikuasai PT Suprakreasi sebanyak 14,51% dan masyarakat 46,52%.

