Terapkan Strategi Ini, Arwana Citramulia (ARNA) Optimistis Pertumbuhan Laba 10% Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) membidik pertumbuhan laba bersih sebanyak 10% (yoy) menjadi Rp 470 miliar pada 2025, dibandingkan torehan tahun lalu senilai Rp 425,97 miliar.
Proyeksi laba tersebut sejalan dengan target peningkatan penjualan bersih Arwana (ARNA) sebanyak 19% (yoy) menjadi Rp 3,13 triliun tahun ini.
Direktur Keuangan Arwana Citramulia Rudy Sujanto mengatakan, pencapaian target tersebut akan diupayakan dengan berbagai strategi, seperti mengincar penetrasi pasar penjualan keramik ke segmen produk baru yang belum masuk portofolio selama ini, yaitu produk porselen lantai berukuran besar.
Baca Juga
Arwana Citramulia Tetap Melaju Kencang, Dividen Pay-out Ratio Lebih Besar
“Kami juga akan mengoptimalkan product mix dengan porsi produk keramik rectified yang lebih besar,” jelas Rudy menjawab Investortrust.id dalam paparan publik di Aula Nuansa, Plant II, Serang, Banten, kemarin.
Menurut dia, kedua lini produk itu menawarkan margin laba yang lebih besar dan terbukti semakin diminati pasar. Hal ini diharapkan dua produk ini akan menjadi sumber pertumbuhan pendapatan, apalagi tren peningkatan volume penjualan produk tersebut.
Pertumbuhan kinerja juga sejalan dengan proyeksi kenaikan rata-rata harga jual (average selling price/ASP) produk Arwana Citramulia sebanyak 7% (yoy) menjadi Rp 42.414 per m2. Sedangkan volume penjualan diproyeksikan meningkat 11% (yoy) menjadi 73,72 juta m2 dengan penambahan produksi 18% (yoy) menjadi 75,16 juta m2 sepanjang 2025.
Baca Juga
Inginkan BMAD Produk Keramik Capai 100%, Asaki Tetap Apresiasi Pemerintahan Jokowi
Ekspansi ke segmen porselen berukuran besar akan dipasok dari pabrik baru Plant 4D di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi kuartal IV-2025. Plant 4D akan memiliki kemampuan memproduksi hingga 18.000 m2 per hari untuk produk porselen lantai berukuran 60x60, 80x80, dan 60x120 cm.
Sementara Plant 5C di Mojokerto, Jawa Timur, yang sebelumnya memproduksi produk porselen lantai berukuran 60x60 cm akan dikembangkan untuk bisa memproduksi porselen lantai hingga berukuran 60x120 cm, di kuartal yang sama.
Untuk memproduksi jenis produk keramik rectified, Arwana Citramulia sudah menjalankan pengalihan sejumlah lini pabrikasi sejak 2023, sehingga saat ini terus bertambah dari 4 ke 11 lini pabrikasi.
Baca Juga
RI Perbesar Impor LPG dan Minyak dari AS, Bahlil Ungkap Nasib Negara Lain
“Pembangunan Plant 4D sendiri sudah bergulir ke tahap lanjutan. Penandatanganan kontrak pembelian mesin produksi dari Italia diselenggarakan pada 7 April 2025 yang disaksikan Duta Besar Italia untuk Republik Indonesia, Roberto Colaminè di Jakarta,” ungkap Rudy.
Dengan realisasi proyek-proyek tersebut, segmen pasar yang akan bisa dilayani Arwana Citramulia, meliputi produk keramik 40x40 cm untuk hunian sederhana, dan keramik dinding berbagai ukuran.
Ada pula keramik 50x50 dan 60x60 cm yang sedang tren, hingga produk porselen berukuran 80x80 dan 60x120 yang lazim dipasang di hunian mewah, apartemen, serta gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan.

