Meski Target Harga Dipangkas, Saham Mayora (MYOR) Tetap Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Mandiri Sekuritas merevisi turun target kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk (MYOR), seiring dengan perkiraan pertumbuhan penjualan tahun ini lebih rendah, dibandingkan perkiraan semula. Hal ini dipicu atas masih rendahnya daya beli masyarakat.
Baca Juga
Analis Berlomba Revisi Naik Target Laba Mayora (MYOR), Bagaimana Harga Sahamnya?
Mandiri Sekuritas dalam riset harian, Jumat (17/11/2023), merevisi turun target penjualan perseroan tahun ini dari semula Rp 33,73 triliun menjadi Rp 31,82 triliun. Sedangkan proyeksi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (PATMI) justru direvisi naik dari Rp 2,54 triliun menjadi Rp 2,89 triliun.
“Hal ini mendorong kami untuk merevisi turun target harga saham MYOR menjadi Rp 3.230. Meski demikian saham ini tetap direkomendasikan beli,” tulis riset tersebut.
Revisi turun target saham MYOR juga mempertimbangkan tingkat pertumbuhan laba bersih perseroan tahun depan lebih rendah, dibandingkan perkriaan semula.
Baca Juga
Jadi Pilihan Utama, Saham Mayora (MYOR) Direvisi Naik Dua Sekuritas Ini
Meskipun target harga direvisi tipis, Mandiri Sekuritas menyebutkan saham MYOR tetap menjadi pilihan teratas didukung keberhasilan perseroan dalam kompetisi pasar dan beberapa produk perseroan telah menjadi pemimpin pasar di dalam dan luar negeri.
PATMI tahun 2024 dari semula Rp 3,07 triliun menjadi Rp 3 triliun. Sedangkan estimasi laba bersih tahun ini ditetapkan Rp 2,89 triliun atau lebih tinggi dari perkiraan semula Rp 2,54 triliun.

