IHSG Peluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham BBRI, JSMR, BRPT, dan HRUM
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 1,6% ke 6.751 kemarin, disertai munculnya volume pembelian cukup tinggi. IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Jasa Marga (JSMR), Barito Pacific (BRPT), dan Harum Energy (HRUM).
“IHSG menguat ke 6.751 disertai munculnya volume pembelian yang cukup tinggi. Selama IHSG tidak kembali terkoreksi ke bawah 6.639, maka diperkirakan IHSG telah menyelesaikan wave c dari wave (ii) dan berpeluang melanjutkan penguatan, untuk membentuk awal dari wave (iii) ke rentang 6.824-6.881 terlebih dahulu,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (03/11/2023).
Baca Juga
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 6.622, kemudian 6.578. Sedangkan resistance berada di 6.840 kemudian 6.772.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga
Minyak Melejit Hampir 3% Setelah Fed dan BoE Tahan Bunga Acuan
BBRI - Buy on Weakness
Harga saham BBRI menguat 3,5% ke Rp 5.000 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama BBRI masih mampu bergerak di atas Rp 4.830 sebagai stop loss-nya, maka posisinya saat ini diperkirakan berada di awal wave A dari wave (B) sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on weakness: Rp 4.880-4.980
Target price: Rp 5.175, Rp 5.300
Stop loss: di bawah Rp 4.830.
BRPT - Spec Buy
Harga saham BRPT terkoreksi 2% ke Rp 1.000 kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama BRPT masih mampu bergerak di atas Rp 950 sebagai stop loss-nya, maka posisi BRPT saat ini diperkirakan berada di awal wave 3.
Spec buy: Rp 965-1.000
Target price: Rp 1.180, 1.240
Stop loss: di bawah Rp 950.
HRUM - Buy on Weakness
Harga saham HRUM menguat 1% ke Rp 1.525 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama HRUM masih mampu berada di atas Rp 1.505 sebagai stop loss-nya, maka posisi HRUM sedang berada di awal wave [a] dari wave Y.
Buy on weakness: Rp 1.510-1.525
Target price: Rp 1.610, Rp 1.675
Stop loss: di bawah Rp 1.505.
JSMR - Buy on Weakness
Harga saham JSMR menguat 2,9% ke Rp 4.290 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan tertahan oleh MA20. Dikirakan, posisi JSMR saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave A.
Buy on weakness:Rp 4.200-4.280
Target price: Rp 4.490, Rp 4.630
Stop loss: di bawah Rp 4.150.
(Disclaimer on)

