IHSG Peluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham ERAA, HRUM, TLKM, UNTR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,1% ke 7.219 kemarin, dan selanjutnya masih berpeluang menguat. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Erajaya Swasembada (ERAA), Harum Energy (HRUM), Telkom Indonesia (TLKM), United Tractors (UNTR).
“IHSG ditutup terkoreksi ke 7.219 disertai munculnya volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas 7.152 sebagai support terdekat, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian wave b dari wave (ii) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, meski nampaknya terkoreksi yang akan menguji rentang area 7.179-7.215 terlebih dahulu, selanjutnya, IHSG masih berpeluang menguat untuk uji kembali 7.278-7.300,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (12/01/2024).
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Menurun di Bawah 4% Setelah Rilis Data Inflasi
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah7.173, kemudian 7.045. Sedangkan resistance berada di 7.323, kemudian 7.403.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ERAA - Buy on Weakness
Harga saham ERAA bergerak flat ke Rp 426 kemarin, dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, posisi ERAA diperkirakan berada di awal wave [ii] dari wave 3, sehingga akan rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 384-410
Target price: Rp 454, Rp 480
Stop loss: di bawah Rp 360.
HRUM - Buy on Weakness
Harga saham HRUM terkoreksi 1,1% ke Rp 1.345 kemarin, disertai munculnya volume penjualan, namun koreksi HRUM masih tertahan oleh moving average 20 hari (MA20). Selama HRUM masih mampu berada di atas Rp 1.290 sebagai stop loss-nya, maka posisi HRUM saat ini diperkirakan berada di akhir wave iv dari wave (c) dari wave [a].
Buy on weakness: Rp 1.305-1.355
Target price: Rp 1.415, Rp 1.510
Stop loss: di bawah Rp 1.290.
TLKM - Buy on Weakness
Harga saham TLKM terkoreksi 0,25% ke Rp 3.990 kemarin, disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama TLKM masih mampu berada di atas 3,860, maka posisi TLKM saat ini berada di awal wave [v] dari wave A dari wave (B).
Buy on weakness: Rp 3.930-3.970
Target price: Rp 4.090, Rp 4.170
Stop loss: di bawah Rp 3.860.
Baca Juga
Cek Rekening! Hari Ini Adaro Energy (ADRO) Bayar Dividen Rp 6,17 Triliun
UNTR - Spec Buy
Harga saham UNTR terkoreksi ke Rp 23.300 kemarin, disertai munculnya volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA60. Selama masih mampu berada di atas Rp 23.000 sebagai stop loss-nya, maka posisi UNTR saat ini diperkirakan berada di awal wave [v] dari wave 1 dari wave (A).
Spec buy: Rp 23.100-23.275
Target price: Rp 24.000, Rp 24.650
Stop loss: di bawah Rp 23.000.
(Disclaimer on)

