IHSG Peluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham Tambang ADRO, ANTM, dan HRUM
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) merangkak naik 0,25% ke 6.995 kemarin, dan saat ini masih berpeluang melanjutkan penguatan. Analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham pertambangan layak dicermati investor, yakni Adaro Energy Indonesia (ADRO), Aneka Tambang (ANTM), dan Harum Energy (HRUM).
“IHSG masih menguat ke 6.995 kemarin dan didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi indeks berada di akhir wave iii dari wave (iii), sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji kembali 7.000-7.020. Namun demikian, waspadai adanya rentang gap yang belum tertutup di 6.887-6.913,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Baca Juga
Jual 32,62 Juta Ton Batubara, Adaro Energy (ADRO) Raup Laba Inti US$ 1,02 Miliar
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 6.887, kemudian 6.760. Sedangkan resistance berada di 7.020, kemudian 7.040.
Saham Pilihan Lain
Analis teknikal tersebut juga merekomendasikan saham perusahaan perdagangan elektronik Bukalapak.com (BUKA). Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNC Sekuritas.
Baca Juga
Saham Teknologi Dongkrak Wall Street, Indeks Utama Kompak Menguat
ADRO - Buy on Weakness
Harga saham ADRO menguat 0,39% ke Rp2.550 kemarin dengan masih didominasi munculnya volume pembelian, dan penguatan ADRO pun mampu berada di atas MA20. Diperkirakan, posisi ADRO saat ini berada di akhir wave [i] dari wave C, sehingga ADRO rentan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 2.460-2.500
Target price: Rp 2.600, Rp 2.750
Stop loss: di bawah Rp 2.410.
ANTM - Buy on Weakness
Harga saham ANTM terkoreksi 1,53% ke Rp 1.610 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. Diperkirakan, posisi ANTM saat ini berada di akhir wave v dari wave (c) dari wave [y], sehingga koreksi ANTM akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: Rp 1.565-1.600
Target price: Rp 1.675, Rp 1.840
Stop loss: di bawah Rp 1.535.
BUKA - Spec Buy
Harga saham BUKA menguat 1,96% ke Rp 208 kemarin disertai munculnya volume pembelian, penguatan BUKA mampu menembus MA20-nya. Selama BUKA masih mampu bergerak di atas Rp 202 sebagai stop loss-nya, maka posisi BUKA diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (C).
Spec buy: Rp 204-208
Target price: Rp 214, Rp 230
Stop loss: di bawah Rp 202.
HRUM - Buy on Weakness
Harga saham HRUM menguat 0,35% ke Rp 1.415 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi HRUM diperkirakan berada di akhir wave (v) dari wave [c], sehingga koreksi HRUM akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: Rp 1.365-1.405
Target price: Rp 1.500, Rp 1.585
Stop loss: di bawahRp1.340.
(Disclaimer On)

