IHSG Bergerak Menguat, Saham PYFA dan BLTZ Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/11/2023), dibuka stagnan dengan level 7.041,07. Namun pergerakan cenderung naik setelah beberapa menit kemudian dengan kenaikan 22 poin (0,33%) menjadi 7.063.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor material dasar, energi, sektor transportasi, sektor konsumer primer. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor properti, kesehatan, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Transaksi Saham HELI dan PTSP Dibuka Kembali, Bagaimana Prospek Pergerakannya?
Di tengah penguatan IHSG, saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 24,20% menjadi Rp 975 dan PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik 24,75% menjadi Rp 3.780. Penguatan juga melanda saham PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) naik 9,66% menjadi Rp 386.
Sebaliknya penurunan melanda beberapa saham ini, yaitu saham PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).
Baca Juga
IHSG Tren Bullish, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan Saham RAJA, JSMR, dan TBIG
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 27,66 poin (0,39%) menjadi 7.041,07. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 43,72 miliar di pasar regular. Net buy terbanyak melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 66,96 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 44,64 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 34,67 miliar.
Bursa saham Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks Nasdaq sebanyak 0,29%, indeks Dow Jones melesat 0,24%, dan indeks S&P500 menguat 0,10%.

