IHSG Sesi I Menguat, Saham BLTZ hingga CUAN Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (28/11/2023), ditutup lanjutkan penguatan sebanyak 29,55 poin (0,42%) menjadi 7.042,96. IHSG bergerak dalam rentang 7.010.82-7.054,83.
Penguatan indeks didukung kenaikan keempat sektor saham berikut, yaitu saham sektor infrastruktur 2,21%, sektor material dasar 1,28%, sektor energi 0,66%, dan sektor konsumer primer 0,02%.
Baca Juga
Dipimpin Menko Airlangga, Rapat INSW Bahas 4 Isu Strategis Perdagangan Internasional
Sebaliknya penurunan melanda beberapa sektor saham berikut, seperti saham sektor konsumer primer 0,64%, sektor teknologi 0,76%, sektor properti 0,38%, dan sektor kesehatan 0,175.
Sejalan dengan penguatan IHSG, kelima saham berikut torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik Rp 600 (24,69%) menjadi Rp 3.3030, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 13 (18,06%) menjadi Rp 85, PT Perintis Tirinit Properti Tbk (TRIN) naik Rp 28 (15,91%) menjadi Rp 204, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik Rp 22 (14,57%) menjadi Rp 173, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 650 (9,70%) menjadi Rp 7.350.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), PT Metro Realty Tbk (MTSM), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), dan PT Ateliers Mecaniques D Indonesia tbk (AMIN).
Baca Juga
Saham Petrindo Jaya (CUAN) Berbalik Melesat, Prajogo Pangestu Cuan Rp 68,06 Triliun
IHSG kemarin ditutup hanya naik tipis 3,78 poin (0,05%) menjadi 7.014,41. Investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 831,17 miliar dengan saham pembelian terbanyak BBNI, ASII, BBRI, dan BMRI.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah tipis dengan penurunan paling dalam melanda indeks S&P500 sebanyak 0,20%, disusul Dow Jones melemah 0,16%, dan Nasdaq turun 0,07%.

