IHSG Menguat ke 7.041, Saham DART dan BLTZ Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/11/2023), ditutup menguat 27,66 poin (0,39%) menjadi 7.041,07. IHSG bergerak dalam rentang 7.010.82-7.067,14 dengan nilai transaksi Rp 9,62 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan keempat sektor saham berikut, yaitu saham sektor infrastruktur 2,83%, sektor material dasar 1,57%, sektor energi 1,09%, sektor konsumer primer 0,29%, dan sektor kesehatan 0,08%.
Baca Juga
Semen Indonesia (SMGR) Sangat pede, Ternyata Ini Tantangan Pasar Semen Tahun Depan
Sebaliknya penurunan melanda beberapa sektor saham berikut, seperti saham sektor konsumer primer 0,94%, sektor teknologi 1,26%, sektor transportasi 0,46%, sektor properti 0,65%, dan sektor keuangan 0,19%.
Sejalan dengan penguatan IHSG, lima saham torehkan lompatan harga, terdiri atas dua saham auto reject atas (ARA) PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik Rp 46 (34,85%) menjadi Rp 178 dan PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik Rp 600 (24,69%) menjadi Rp 3.030.
Penguatan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik Rp 40 (26,49%) menjadi Rp 191, PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) naik Rp 8 (15,09%) menjadi Rp 61, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 650 (9,70%) menjadi Rp 7.350.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), PT PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), PT Metro Realty Tbk (MTSM), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), dan PT Ateliers Mecaniques D Indonesia tbk (AMIN).
IHSG kemarin ditutup hanya naik tipis 3,78 poin (0,05%) menjadi 7.014,41. Investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 831,17 miliar dengan saham pembelian terbanyak BBNI, ASII, BBRI, dan BMRI.

