IHSG Jelang Akhir Pekan Terkoreksi, Saham DART, SONA, dan SMDM ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/8/2024), ditutup turun 17,86 poin (0,24%) menjadi 7.308,12 dengan nilai transaksi Rp 8,32 triliun. Pergerakan indeks sempat anjlok hingga ke level di bawah 7.300, tepatnya 7.264.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi, sektor infrastruktur, sektor transportasi, material dasar, dan sektor keuangan. Sebaliknya saham sektor energi, konsumer primer, dan properti.
Baca Juga
Ditopang Dana Murah, Penghimpunan Simpanan BRI Tumbuh 11,61% di Triwulan II 2024
Meksi IHSG melemah, beberapa saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik 34,29% menjadi Rp 141, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,86% menjadi Rp 1.155 dan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) sebanyak 24,59% menjadi Rp 456.
Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam melanda saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Utama Radar Cahay Tbk (RCCC).
Baca Juga
Buka-bukaan! Gubernur BI Ungkap Alasan BI Rate Belum Diturunkan
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 70,22 poin (0,97%) menjadi 7.325. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 897,18 miliar yang didominasi saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 738,35 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 105,76 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 48,60 miliar.
Kenaikan IHSG didukung mayoritas sektor saham, seperti saham sektor properti 1,28%, sektor keuangan 1,09%, sektor transportasi 0,79%, sektor energi 0,34%, dan sektor material dasar 0,56%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industri 0,40%, sektor kesehatan 0,07%, dan sektor infrastruktur 0,44%.
Grafik IHSG

