Saham Terbang 1.264% Tiga Bulan, Sona Topas (SONA) Mendadak Ungkap Kinerja hingga Kuartal III
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) telah melambung sebanyak 1.264% dalam tiga bulan terakhir. Kenaikan pesat ini membuat transaksi saham SONA dihentikan sementara hingga tiga kali.
Sejak kemarin, saham SONA masih dihentikan sementara (suspend) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat kenaikan harga pesat. Suspensi ini merupakan yang ketiga kalinya dalam dua bulan terakhir. Sedangkan secara bersamaan perseroan mengumumkan pertumbuhan kinerja keuangan hingga kuartal III-2024.
Baca Juga
Saham Milik Dato’ Sri Tahir (SONA) Lepas Suspensi Besok, Sudah Melesat 326% Ytd!
Berdasarkan data BEI, saham SONA telah melesat dari Rp 740 pada 30 Juli 2024 menjadi Rp 10.100 pada 30 Oktober 2024 atau telah melambung sebanyak 1.264% selama tiga bulan terakhir. Bahkan, emiten yang dikendalikan dalam sebulan terakhir kenaikan harga sahamnya sudah mencapai 132,18%.
Rilis laporan kinerja keuangan SONA menyebutkan bahwa laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 26,05 miliar hingga kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi atribusi Rp 8,52 miliar.
Baca Juga
Bank Mayapada (MAYA) Milik Dato’ Sri Tahir Kantongi Peringkat idBBB dengan Prospek Stabil
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha perseroan dari Rp 523,16 miliar menjadi Rp 647,39 miliar. Laba kotor juga melesat dari Rp 282,04 miliar menjadi Rp 337,32 miliar. Laba usaha naik dari Rp 21,63 miliar menjadi Rp 33,92 miliar.
Sona Topas (SONA) merupakan perusahaan perjalanan wisata yang teraffiliasi dengan Mayapada Group dikendalikan Dato Sri Tahir. Selain emiten ini, Tahir juga mengendalikan saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ), dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA).
Grafik Saham SONA

