IHSG Ditutup Turun Tipis, Saham PYFA dan BLTZ Bertahan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/11/2023), ditutup melemah tipis 4,98 poin (0,07%) menjadi 7.036,09. IHSG bergerak dalam rentang 7.020,01-7.070,19 dengan nilai transaksi Rp 8,36 triliun.
Pelemahan IHSG didukung penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer 0,86%, sektor infrastruktur 0,93%, sektor konsumer 0,10%, dan sektor industry 0,08%.
Baca Juga
Bagi Dividen Rp 5,23 Triliun, Manajemen BBCA Bongkar Faktor Pendorong Peningkatan
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar 1,59%, sektor transportasi 1,06%, sektor energi 0,51%, sektor kesehatan 0,59%, dan sektor teknologi 0,26%.
Di tengah penguatan IHSG, saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 24,20% menjadi Rp 975 dan PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik 24,75% menjadi Rp 3.780.
Baca Juga
Dukung Produksi Mobil Hybird, Astra Otoparts (AUTO) Suplai Spareparts untuk Yaris Cross dan Inova
Penguatan juga melanda saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) menguat Rp 10 (20%) menjadi Rp 60, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) naik Rp 850 (19,32%) menjadi Rp 5.250, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menguat Rp 100 (15,63%) menjadi Rp 740.

