Net Buy Berlanjut, Asing Borong BBCA, BRPT, dan BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 405,57 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/11/2023), ditutup stagnan level 6.958,01.
Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 176,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 100,37 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 70,83 miliar, dan PT Astra Interantional Tbk (ASII) Rp 60,43 miliar.
Baca Juga
Sempat Disalip BREN, BRI (BBRI) Kembali Tempati Market Cap Terbesar Kedua
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT MD Pictures Tbk FILM) Rp 144,42 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 26,29 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 26,26 miliar, PT Media Nusantra Citra Tbk (MNCN) Rp 24,99 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 17,84 miliar.
Pergerakan stagnan indeks dipicu penguatan beberapa sektor saham sektor industry, sektor konsumer primer, sektor bank, dan sektor transportasi.
Baca Juga
United Tractors (UNTR): Valuasi Atraktif, Dividend Yield Tinggi
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, sektor material dasar, sektor energi, sektor properti, dan sektor kesehatan.
Di tengah pelemahan IHSG, saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) ditutup auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 32 (34,04%) menjadi Rp 124 dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) dengan kenaikan Rp 660 (24,81%) menjadi Rp 3.320. Penguatan juga melanda saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 37 (18,78%) menjadi Rp 234.

