Net Buy Berlanjut Rp 1,39 Triliun, Asing Borong Saham BBCA, BBRI, dan BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,39 triliun, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/1/2024), ditutup berbalik terkoreksi 9,14 poin (0,12%) menjadi 7.350,62.
Net buy terbanyak melanda saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 437,19 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 356,98 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 351,32 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 95,51 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 79,78 miliar.
Baca Juga
Tantangan Berlanjut di 2024, Begini Target Saham Harum (HRUM)
Sebaliknya lima saham berikut torehkan penjualan bersih (net sell) paling banyak, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 105,05 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 40,44 miliar, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) Rp 31,28 miliar, PT Avia Aviant Tbk (AVIA) Rp 21,56 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 15,04 miliar.
Adapun koreksi IHSG hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 0,60%, sektor konsumer non primer 0,64%, sektor kesehatan 0,78%, sektor infrastruktur 0,54%, dan sektor teknologi 0,40%.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 127 Miliar, Investor Individu Ini Borong Saham Metland (MTLA)
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor keuangan 0,87%, sektor properti 0,45%, sektor konsumer primer 0,22%, dan sektor energi.
Meski indeks turun tipis, empat saham beriktu berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) naik Rp 44 (34,38%) menjadi Rp 172, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) melesat Rp 17 (34%) menjadi Rp 67, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menguat Rp 100 (25%) menjadi Rp 500, dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) menguat Rp 195 (24,84%) menjadi Rp 980.

