Net Buy Melesat Rp 1,12 Triliun, Asing Kian Agresif Borong Saham BBRI, BBCA, dan BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,12 triliun, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/1/2024), sebanyak 21,18 poin (0,29%) menjadi 7.241,14.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 252,35 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 313,11 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 287,86 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 91,10 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 52,32 miliar.
Baca Juga
Saham BREN dan TPIA Lagi-lagi Melorot, Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap Segini
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) saham terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 60,23 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 57,82 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 32,38 miliar, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) Rp 32,13 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 31,19 miliar.
Penguatan IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 0,84%, sektor energi 0,78%, sektor material dasar 0,75%, dan saham sektor keuangan 0,13%. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham sektor transportasi anjlok 1,05%, sektor infrastruktur 0,95%, sektor properti 0,76%, sektor consumer primer 0,31%, dan saham sektor kesehatan 0,18%.
Baca Juga
VinFast Siap Investasi Pabrik Kendaraan Listrik US$ 1,2 Miliar di Indonesia
Di tengah penguatan indeks, kelima saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Citra Mineral Investindo Tbk (CITA) naik Rp 405 (20,30%) menjadi Rp 2.400, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) naik Rp 50 (20%) menjadi Rp 300, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp 12.875 (16,70%) menjadi Rp 89.975, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 49 (9,88%) menjadi Rp 545, dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) naik Rp 5 (9,62%) menjadi Rp 57.

