Net Buy Berlanjut Rp 784,98 Miliar, Investor Asing Borong BMRI dan BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 784,98 miliar, seiring dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025), sebanyak 17,84 poin (0,22%) menjadi 8.184. Rentang pergerakan 8.145-8.231 dengan nilai transaksi Rp 19,58 triliun.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 649,25 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 219,74 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 98,51 miliar, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 80,96 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 71,94 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham berikut mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT FAP Agri TbK (FAPA) Rp 121,53 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 91,41 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 61,30 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 53,15 miliar, dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 52,10 miliar.
Penguatan IHSG kali ini ditopang kenaikan sejumlah saham, seperti sektor keuangan 1,14%, sektor teknologi 1,87%, energi 1,30%, sektor industri 0,88%, sektor konsumer primer 0,18%, dan sektor kesehatan 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, material dasar, konsumer non primer, dan properti.
Di tengah kenaikan tersebut, beberapa saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SSTM naik 25% menjadi Rp 875, DWGL menguat 25% menjadi Rp 370, ITIC melesat 24,74% menjadi Rp 474, dan TALF naik 24,40% menjadi Rp 520. Kenaikan juga melanda saham ASLI sebanyak 21,11% menjadi Rp 218.
Baca Juga
Danamon Catatkan Laba Bersih Rp 2,8 Triliun, Tumbuh 21% Sepanjang 9 Bulan 2025
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 73,59 poin (0,91%) menjadi 8.166 dengan nilai transaksi Rp 17,09 triliun. Investor asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,78 triliun didominasi saham EXCL Rp 2,74 triliun, BBCA Rp 981,18 miliar, dan BMRI Rp 235,37 miliar.
Adapun saham tercuan kemarin, yaitu saham INOV naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,02% menjadi Rp 130. Kenaikan juga melanda saham TOOL sebanyak 21,43% menjadi rp 68, PORT naik 19,05% menjadi Rp 1.375, STRK naik 15,31% menjadi Rp 164, BUVA menguat 15,49% menjadi Rp 820, dan KSIX mengaut 15,04% menjadi Rp 306.

