Net Buy Berlanjut Rp 559,39 Miliar, Saham BMRI dan BBCA Pilihan Teratas Investor Asing
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 558,39 miliar, seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), (5/7/2024), sebanyak 32,48 poin (0,45%) menjadi 7.253,37.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 195,61 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 169,92 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 92,51 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 31,45 miliar, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Rp 26,06 miliar.
Baca Juga
Cadev Naik, Rupiah Berbalik Ditutup Perkasa dan Investor 'Lepas' Dolar
Sebaliknya lima saham yang catatkan penjualan bersih, yaitu saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 53,43 miliar, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 29,09 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 23,67 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 20,60 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 13,59 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini didukung lompatan saham sektor industri 1,37%, sektor teknologi 0,52%, sektor kesehatan 1,45%, sektor keuangan 0,21%, dan sektor konsumer non primer 0,39%. Sebaliknya penurunan melanda saham material dasar, konsumer primer, dan infrastruktur.
Baca Juga
PUPR Targetkan Progres Landasan Pacu Bandara VVIP IKN Capai Lebih dari 60% pada Agustus 2024
Sedangkan lima saham dengan penguatan paling pesat, yaitu saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) melesat 32,08% menjadi Rp 70, saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) melesat 24,76% menjadi Rp 131, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat 24,63% menjadi Rp 2.100, PT MN Sky Vision Tbk (MSKY) naik 20,37% menjadi Rp 65, dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melesat 18,34% menjadi Rp 1.000.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) turun 17,11% menjadi Rp 63, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) turu 8,99% menjadi Rp 344, dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) melemah 8,06% menjadi Rp 1.850.

