Asing Lanjut Net Buy, Borong BBCA, BMRI, hingga BRPT
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 194,64 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2023), sebanyak 68,33 poin (0,96%) menjadi 7.187,85. IHSG bergerak dalam rentang 7.112,82-7.187,85 dengan nilai transaksi Rp 8,35 triliun.
Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 146,71 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 53,80 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 40,13 miliar, PT Carestar Indonesia Tbk (TRGU) Rp 37,72 miliar, dan PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) Rp 36,91 miliar.
Baca Juga
Kemenkes Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda saham PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) Rp 77,69 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 62,71 miliar, PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) Rp 40,08 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 37,60 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 19,76 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 1,65%, sektor transportasi 1,63%, sektor material dasar 1,50%, sektor kesehatan 1,61%, dan sektor energi 1,06%%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor property 0,22%.
Di tengah penguatan indeks, empat saham ini cetak penguatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) naik Rp 78 (24,68%) menjadi Rp 394, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp 315 (24,90%) menjadi Rp 1.580, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) naik Rp 170 (24,82%) menjadi Rp 855, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) menguat Rp 70 (24,65%) menjadi Rp 354.
Baca Juga
Saat CUAN Disuspensi, Tiga Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Melesat Dipimpin BRPT
Penguatan juga melanda saham PT Phapros Tbk (PEHA) mencapai Rp 155 (23,13%) menjadi Rp 825.
Sebaliknya penurunan dalam melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR), PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), PT Ateliers Mecaniques D Indonesia Tbk (AMIN), dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA).

