IHSG Hari Terakhir Pekan Ini Ditutup Anjlok 0,20%, Sebaliknya 4 Saham ARA
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/9/2025), ditutup melemah sebanyak 18,51 (0,20%) menjadi 7.867,35. Pergerakan indeks dalam rentang 7.855-7.899 dengan nilai transaksi Rp 12,88 triliun.
Penurunan IHSG dipicu atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti sektor material dasar 1,12%, sektor properti 0,80%, sektor energi 0,67%, dan sektor konsumer industri 0,17%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor konsumer primer 3,61% dan sektor transportasi 0,09%.
Baca Juga
Volatilitas Hanya Sesaat, OJK Sebut Kebijakan Pasar Modal Masih Relevan
Meski IHSG turun, saham berikut berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik 24,83% menjadi Rp 362, saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik 24,83% menjadi Rp 362, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 24,30% menjadi Rp 665, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 19,79% menjadi Rp 8.625.
Meski tak ARA, saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) melemah 28,57% menjadi Rp 108 dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melesat 15,76% menjadi Rp 660. Sebaliknya penurunan melanda saham TMPO sebanyak 14,93% menjadi Rp 228, WOWS turun 14,58% menjadi Rp 123, SLIS turun 14,29% menjadi Rp 90, PPRE melemah 13,01% menjadi Rp 107, dan PYFA melemah 10,94% menjadi Rp 570.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 84,24 poin (1,08%) menjadi 7.885,86, namun pemodal asing menorehkan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar Rp 1,38 triliun. Net sell terbanyak melanda BBCA Rp 939,71 miliar, PANI Rp 239,58 miliar, dan BRMS Rp 143,81 miliar.
Baca Juga
Volatilitas Hanya Sesaat, OJK Sebut Kebijakan Pasar Modal Masih Relevan
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan mayoritas sektor sektor saham, seperti saham sektor energi naik 2,49%, sektor industri 1,90%, sektor konsumer primer 1,27%, sektor konsumer non primer 1,02%, sektor keuangan 0,85%, dan sektor teknologi 0,52%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor properti dan infrastruktur.
Sejumlah saham dengan penguatan paling pesat, yaitu WEGE naik 34,92% menjadi Rp 85, GRIA naik 34,83% menjadi Rp 120, dan MEDS naik 33,93% menjadi Rp 75. ARA juga melanda saham CBRE menguat 25% menjadi Rp 290, INDY naik 24,81% menjadi Rp 1.660, dan HRTA naik 24,66% menjadi Rp 910. CGAS cetak lompatan harga 25% menjadi Rp 165.

