IHSG Ditutup Anjlok Lima Hari Beruntun, Sebaliknya 5 Saham Ini masih ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/12/2024), kembali ditutup anjlok sebanyak 49,85 poin (0,70%) menjadi 7.107,88. Pelemahan ini merupakan hari kelima secara beruntun.
Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan pembukaan IHSG pada pagi yang sempat dengan kenaikan 11,24 poin (0,16%) menjadi 7.168,97. Bahkan, IHSG pagi sempat menguat lebih dari 40 poin.
Baca Juga
Wamanperin Faisol Harap PPN 12% Tak Beri Dampak Berat ke Industri
Pelemahn IHSG hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,03%, sektor keuangan 0,54%, sektor infrastruktur 0,93%, sektor property 0,58%, dan sektor consumer non primer 0,49%. Sektor saham yang berhasil mengu8at hanya consumer primer sebanyak 0,58%.
Meski IHSG kembali anjlok, lima saham lapis tiga ini justru catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,55% menjadi Rp 148, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 470, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 25% menjadi Rp 675, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,79% menjadi Rp 302, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 5.700.
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dalam melanda saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE), dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX).
Baca Juga
Samuel Sekuritas Jalin Kerjasama dengan TradingView, Ini Manfaat untuk Nasabah
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 100,9 poin (1,39%) menjadi 7.157,73. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,63 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak kembali melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 666,48 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 407,78 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 145,54 miliar.
Koreksi indeks kemarin merupakan hari keempat secara beruntun dengan pelemahan sudah mencapai 3,2%. Pelemahan tersebut didorong berlanjutnya koreksi saham bank besar BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan indeks ini sejalan dengan koreksi sebagian besar bursa saham Asia.
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, yaitu saham sektor industri 2,32%, sektor material dasar 1,87%, sektor consumer non primer 1,1,51%, sektor keuangan 1,56%, sektor teknologi 1,39%, dan sektor property 1,10%.
Meski IHSG terjerembab, empat saham berikut torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Multi Media Internasional Tbk (MMIX) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik sebanyak 24,50% menjadi Rp 376, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,53% menjadi Rp 2.310.
Grafik IHSG Lima Hari

