Usai Anjlok Lima Hari Beruntun, Saham Petrindo (CUAN) Berbalik ARA
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh saham emiten Prajogo Pangestu melesat pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/1/2024). Bahkan, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA).
Berdasarkan data, saham CUAN menguat hingga ARB setelah harganya naik Rp 800 (9,76%) menjadi Rp 9.000. Sebagaimana diketahui saham CUAN masuk dalam pemantauan khusus, sehingga ARA dan ARB di Batasi maksimal 10%.
Baca Juga
Ikut Jejak Komut, Dirut Ini Rajin Tambah Saham Mandiri Herindo (MAHA)
Saham emiten Prajogo lainnya dengan kenaikan pesat hari ini adalah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Saham TPIA menguat Rp 710 (14,82%) menjadi Rp 5.500. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.830-5.650. Saham TPIA telah melesat dari level terendahnya tahun ini Rp 3.230 menjadi Rp 5.500 dalam enam hari transaksi.
Kenaikan serupa dicatatkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencapai Rp 225 (4,21%) menjadi Rp 5.575. Saham yang listing sejak 9 Oktober 2023 ini bergerak dalam rentang Rp 5.350-5.625.
Begitu juga dengan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat Rp 30 (2,75%) menjadi Rp 1.120. Penguatan saham BRPT tercatat yang paling rendah, dibandingkan tiga saham emiten Prajogo Pangestu lainnya.
Baca Juga
OJK: Modal Ventura masih Belum Optimal Genjot Pembiayaan UMKM
Begitu juga dengan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat Rp 625 (12,20%) menjadi Rp 5.750, bahkan saham ini sempat menyentuh level Rp 6.000.
Saham PTRO dimasukkan dalam grup emiten Prajogo Pangestu seiring rencana CUAN untuk mengakuisisi 34% saham PTRO. Aksi tersebut akan dirampungkan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 12 Februari 2024.

