Bagikan

Saham Petrindo Jaya (CUAN) Berbalik Melesat, Prajogo Pangestu Cuan Rp 68,06 Triliun

JAKARTA, investortrust.id PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali bergerak melesat hingga sempat bertengger di level auto reject atas (ARA) pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/11/2023). Penguatan tersebut membalikkan arah pergerakan harga saham CUAN yang cenderung melandai setelah disuspensi beberapa hari lalu.

Penguatan tersebut menjadikan total capital gain yang dipegang Prajogo Pangestu selaku pengendali dengan kepemilikan 85,07% saham CUAN  telah mencapai Rp 68,06 triliun. Capital gain tersebut dicatatkan hanya dalam kurun waku 8 Maret hingga 28 November 2023.

Baca Juga

Transaksi Saham Petrindo Jaya (CUAN) Dibuka Kembali, Masih Berpotensi Naik?

Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham CUAN sempat melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 650 (9,70%) ke level tertinggi baru Rp 7.350. Lompatan tersebut membalikkan pergerakan melandai saham perusahaan Prajogo Pangestu ini dalam beberapa hari terakhir.

Sebagaimana diketahui saham CUAN bergerak melandai dan cenderung turun dalam beberapa hari usai perdagangan sahamnya dibuka kembali pada 15 November 2023. Pergerakan melandai saham ini juga sejalan dengan dikenainya notasi khusus akibat lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan harga berada di tertinggi baru Rp 7.350, penguatan harga saham CUAN telah mencapai 3.240% terhitung sejak listing perdana di BEI pada 8 Maret 2023 hingga 28 November 2023.

Baca Juga

Saham BREN dan BRPT Anjlok, Nilai Kekayaan Prajogo Pangestu Menguap US$ 7,2 Miliar Sehari

Sedangkan pemegang saham yang paling diuntungkan atas penguatan harga saham dalam Sembilan bulan ini adalah Prajogo Pangestu dengan kepemilikan 85,07% saham CUAN. Dengan demikian total capital gain yang diraupnya telah mencapai Rp 68,06 triliun.

Sebelumnya, Petrindo Jaya (CUAN) aktif menggelar aksi korporasi. Di antaranya, perseroan melalui anak usahanya PT Kreasi Jasa Persada (KJP)tengah bernegosiasi untuk pengambilalihan sebagian saham PT Petrosea Tbk (PTRO).

KJP selaku pembeli telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat pada 7 November 2023 (PPSB) dengan PT Caraka Reksa Optima (CRO) selaku penjual.Penandatanganan tersebut diungkapkan dalam publikasi Selasa (7/11/2023). Petrindo Jaya Kreasi  pemegang sebanyak 99,98% saham KJP.

Sebelum aksi tersebut, Petrindo Jaya (CUAN) telah terlebih dahulu menandatangani perjanjian jual beli bersyarat  dengan PT Indika Indonesia Resources dan Indika Capital Investments Pte Ltd, keduanya anak perusahaan PT Indika Energy Tbk (INDY), pada pada 22 September 2023. Perjanjian tersebut bertujuan untuk mengakuisisi sebanyak 100% kepemilikan PT Multi Tambangjaya Utama.

Baca Juga

Mitratel (MTEL) Akuisisi Fiber Optik 967,1 Km, Nilainya Segini

Multi Tambangjaya Utama adalah anak usaha INDY, yaitu perusahaan pertambangan batubara termal dan batubara metalurgi bituminous yang berlokasi di Kalimantan Tengah. Multi Tambangjaya Utama memiliki Perjanjian Kontrak Karya Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi ke-3 dengan area konsesi seluas 24.970 hektare.

CUAN akan membeli seluruh 2.263.030.000 saham di PT Multi Tambangjaya Utama, termasuk hak pemasaran terkait yang dimiliki Indika Capital Investments dengan total nilai sebesar US$ 218 juta. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024