Terbang 1.527%, Cek Gain Triliunan Prajogo Pangestu dari Saham Petrindo (CUAN)
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Petrindo Krejasi Jaya Tbk (CUAN) melambung ke level tertinggi baru Rp 3.580 sepanjang masa. Saham perusahaan Prajogo Pangestu ini berhasil mencatatkan level tertinggi baru di tengah koreksi dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/10/2023).
Berdasarkan data BEI, saham CUAN berhasil melesat Rp 440 (14,01%) menjadi Rp 3.580. Penguatan tersebut menjadikan kenaikan harga saham perusahan Prajogo Pangestu (CUAN) ini telah mencapai 1.527,27% dariharga IPO saham Rp 220 pada 8 Maret 2023 menjadi Rp 3.580 pada penutupan perdagangan hari ini.
Baca Juga
Komisaris dan Direktur Petrindo Ini Borong Saham CUAN, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung
Lompatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham CUAN terus merangsek naik menjadi Rp 40,24 triliun atau telah terjadi kenaikan lebih dari 15 kali terhitung sejak IPO saham.
Sedangkan Prajogo Pangestu selaku pemegang 9,56 miliar atau 85,07% saham CUAN telah meraup gain dari saham ini mencapai Rp 32,13 triliun terhitung sejak awal Maret hingga akhir Oktober 2023 atau sekitar delapan bulan.
Selain Prajogo Pangestu Komisaris dan direktur Petrindo Jaya (CUAN) juga terpantau diuntungkan atas penguatan harga saham perusahaan yang dipimpinnya.
Sebagaimana diketahui Direktur CUAN Michael sebelumnya telah membeli sebanyak 35 ribu saham CUAN dengan harga pelaksanaan Rp 2.790 pada 13 Oktober. Michael kembali membeli saham CUAN sebanyak 37.100 pada 16 Oktober dengan harga pembelian Rp 2.710-2750. Dengan penambahan tersebut total saham yang dikuasainya bertambah menjadi 72.100.
Baca Juga
Meski IHSG Anjlok 119 Poin, Saham PCAR, BOBA, dan FIRE Melambung ARA
Komisaris CUAN Erwin Ciputra terpantau ikut memborong saham dari pasar saat harga sedang turun. Aksi borong tersebut dilakukan pada perdagangan saham di BEI, Selasa (16/10/2023).
Tak tanggung-tanggung, Erwin Ciputra membeli sebanyak 800 ribu saham CUAN dengan harga pelaksanaan bervariasi. Harga-harga pembelian berada dalam rentang Rp 2.420 hingga Rp 2.800. Total dana yang digelotorkan mencapai Rp 2,10 miliar.

