ARB Lima Hari Perdagangan, Saham Petrindo Jaya (CUAN) Anjlok 37%
JAKARTA, investortrust.id – Saham perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), kembali terpuruk hingga auto reject bawah (ARB) pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (22/1/2023).
Penurunan hingga ARB ini merupakan hari ke lima bagi perusahaan batu bara ini setelah perdagangan sahamnya dibuka kembali oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 16 Januari 2024.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Pangestu Berbalik Anjlok, BREN dan CUAN Terparah
Data BEI mengungkap, saham BEI ditutup anjlok senilai Rp 875 (9,89%) menjadi Rp 7.975. Meski anjlok, saham ini bergerak sangat fluktuatif sepanjang sesi I, yaitu awal transaksi sempat ARB hingga sempat mulai bangkit dengan mencapai level Rp 8.425, meski akhirnya ditutup ARB.
Dengan penurunan hingga ARB dalam lima hari perdagangan, saham CUAN telah anjlok sebanyak 37,24% dari level Rp 13.425 menjadi Rp 8.425. Meski turun, harga saham CUAN masih menunjukkan lompatan tinggi, dibandingkan dengan harga IPO saham berada di level Rp 220 per saham pada 8 Maret 2024.
Sebelumnya, Petrindo Jaya (PTRO) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan agenda permintaan persetujuan pemegang saham untuk mengakuisisi 34% saham PT Petrosea Tbk (PTRO).
Baca Juga
Manajemen perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Sabtu (20/1/2024) menyebutkan bahwa RUPSLB akan digelar pada 12 Februari 2024 dengan mata acara, yaitu persetujuan atas transaksi material pembelian sebanyak 342,92 juta atau 34% saham PTRO.
Perseroan melalui PT Kreasi Jasa Persada akan membeli 34% saham PTRO yang dimiliki PT Caraka Reksa Optima. Sedangkan nilai transaksinya mencapai Rp 940 miliar. Sebagaiman diketahui perseroan sebelumnya telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat (PSSB) terkait akuisisi 34% saham PTRO pada 7 November 2023.

