Lima Saham Dipimpin PIPA justru ARA, Meski IHSG Anjlok 1,53%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/8/2025), ditutup melemah sebanyak 121,6 poin (1,53%) menjadi 7.830. Rentang pergerakan 7.765-7.952 dengan nilai transaksi Rp 20,46 triliun. Pelemahan menipis, dibandingkan akhir sesi I dengan penurunan 180,81 poin (2,27%) menjadi 7.771,28.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 3,06%, sektor teknologi turun 2,25%, sektor infrastruktur 2,27%, sektor properti 2,16%, sektor keuangan 1,45%, sektor material dasar 1,58%, dan sektor energi 1,42%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri 0,74%.
Baca Juga
IHSG Sempat Anjlok Lebih dari 2,2%, BEI Sebut Fundamental masih Kuat
Meski IHSG melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan sampai auto reject atas (ARA), seperti saham PIPA naik 34,21% menjadi Rp 153, BMAS naik 25% menjadi Rp 825, VOKS naik 24,60% menjadi Rp 314, PGUN naik 24,70% menjadi Rp 3.080, dan KONI naik 24,62% menjadi Rp 2.430.
Meski tidak ARA, saham berikut ikut melesat tinggi, seperti saham KETR naik 23,53% menjadi Rp 630, DUTI naik 22,22% menjadi Rp 4.180, GSMF menguat 16,04% menjadi Rp 123. Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham TIRA sebanyak 14,76% menjadi Rp 1.675, ADCP melemah 12,70% menjadi Rp 55, BSBK turun 12,63% menjadi Rp 83, WOWS naik 12,63% menjadi Rp 91, MSIN melemah 12,21% menjadi Rp 496, dan SULI melemah 11,11% menjadi Rp 96.
Kemarin, IHSG kemarin yang ditutup naik 15,91 poin (0,20%) menjadi 7.952, bahkan intraday sempat sentuh level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.022. Penguatan indeks kemarin didukung penguatan saham dua big cap, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebanyak 6,57% menjadi Rp 342.900 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 2,26% menjadi Rp 97.150. Penguatan tersebut juga ditopang kenaikan saham emiten lapis dua dan tiga.
Baca Juga
Kecewa Polisi Bertindak Berlebihan, Prabowo: Petugas Terlibat Harus Tanggung Jawab
Sejumlah saham yang berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham GZCO naik 34,53% menjadi Rp 187, ATLA melesat 34% menjadi Rp 67, BSBK menguat 33,80% menjadi Rp 95. Meski tak ARA, saham CPRO melesat 28,30% menjadi Rp 68 dan ADCP melesat 26% menjadi Rp 63.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham KONI melesat 25% menjadi Rp 1.950, TEBE naik 25% menjadi Rp 1.750, OBMD naik 25% menjadi Rp 312, PSAB naik 25% menjadi Rp 550, KMTR naik 25% menjadi Rp 360, VOKS melesat 24,75% menjadi Rp 252, PGUN naik 24,75% menjadi Rp 2.470, JARR naik 24,72% menjadi Rp 1.665, dan KETR naik 24,39% menjadi Rp 510.

