Saat IHSG Ditutup Turun 0,46%, Lima Saham Dipimpin LMPI justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/1/2026), kembali melemah 41,17 poin (0,46%) menjadi 8.951. Rentang pergerakan harga 8.837-9.039 dengan nilai transaksi Rp 28,95 triliun.
Pelemahan kali dipicu atas kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti saham PTRO anjlok hingga auto reject bawah (ARB) 14,85% menjadi Rp 9.175, BRPT turun 5,83% menjadi Rp 2.590, BREN anjlok 2,11% menjadi Rp 9.300. Penurunan juga dipicu kejatuhan mayoritas sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan dan infrastruktur.
Baca Juga
Perkuat Ekspansi ke Pasar Global, Samudera Indonesia (SMDR) Dirikan Anak Perusahaan Baru di Jepang
Sebaliknya saham-saham yang teraffiliasi dengan Boy Thohir menjadi penahan indeks dari kejatuhan setelah saham ADMR, MDKA, EMAS, dan AADI catatkan kenaikan harga. Kenaikan juga didukung saham MORA.
Meski IHSG terjun, sejumlah saham berikut berhasil cetak auto reject atas (ARA), seperti LMPI naik 34,67% menjadi Rp 202, RMKO naik 24,91% menjadi Rp 1.730, INAI naik 24,30% menjadi Rp 266, BAIK menguat 24,62% menjadi Rp 324, dan JTPE menguat 24,58% menjadi Rp 735. Meski tak ARA, saham ini melesat, INT naik 21,12%, LPCK naik 20,25% melihat Rp 980, dan BLUE menguat 19,32% menjadi Rp 577.
Kemarin, IHSG berbalik melemah 18,15 poin (0,20%) menjadi 8.992 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,32 triliun oleh pemodal asing. Net sell terbanyak kembali melanda saham BBCA Rp 959,34 miliar.
Baca Juga
Bank OCBC NISP Salurkan Pembiayaan Rp 113 Miliar ke Investasi Hijau Satu
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan saham sektor energi 1,86%, industry 0,97%, material dasar 0,88%, konsumer primer 0,81%, teknologi 1,70%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer non primer, infrastruktur, dan property.
Meski IHSG melemah, beberapa saham berikut torehkan penguatan harga, seperti saham LAJU melesat 34,67% menjadi Rp 101, DAAZ naik 24,86% menjadi Rp 4.570, ASGR naik 24,71% menjadi Rp 1.590, LPCK naik 24,43% menjadi Rp 815, PUDPP naik 24,55% menjadi Rp 685, dan AIMS menguat 24,43% menjadi Rp 815.
ARA juga melanda saham RMKO naik 24,77% menjadi Rp 1.385, dan UANG naik 20% menjadi Rp 7.500, dan PGUN naik 19,87% menjadi Rp 13,725. Meski tak ARA, saham LPKR naik 30,61% menjadi Rp 128.

